Breaking News:

Pilkada Tangsel

Mobil Dinasnya Muncul di Lokasi Deklarasi, ini Jawaban Sekda Kota Tangsel 

Kata Acep, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Muhamad terkait dugaan penggunaan mobil dinas.

Warta Kota/Muhammad Azzam
Dalam deklrasi Bakal Calon Wali Kota Tangsel terlihat mobil bernopol B 1552 RFO yang diketahui merupakan kendaraan dinas Sekda Kota Tangsel. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan (Sekda Kota Tangsel), Muhamad dideklarasikan Partai Gerindra sebagai kandidat bakal calon (balon) Wali Kota Tangsel pada kontestasi Pilkada serentak tahun 2020.

Deklarasi itu diumumkan langsung Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra, Prabowo Subianto di kediamanya Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel) pada Senin, 20 Juli 2020 malam.

Namun, dalam deklrasi tersebut terlihat mobil bernopol B 1552 RFO yang diketahui merupakan kendaraan dinas Sekda Kota Tangsel.

 Ini Amalan yang bisa Dilakukan di 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah, 22 Juli-3 Agustus

 Maju sebagai Bakal Calon Wakil Wali Kota Tangsel, ini Profil Rahayu Saraswati Keponakan Prabowo

Saat disinggung mengrnai keberadaan mobil dinas itu, Muhammad enggan berkomentar banyak.

Ia mengatakan agar awak media meminta penjelasan kepada Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangsel terkait keberadaan mobil tersebut.

"Tanya sama Pak Acep. Tanya saja sama Pak Acep ya," kata Muhamad saat ditemui di kediamannya, Ciputat, Tangsel, Rabu (22/7/2020).

Dihubungi secara terpisah, Acep membenarkan bahwa pihaknya telah menelusuri dugaan keberadaan mobil dinas yang ada di deklarasi Muhamad - Rahayu Saraswati.

Kata Acep, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Muhamad terkait dugaan penggunaan mobil dinas.

Dari hasil komunikasi tersebut Muhamad mengaku menumpang mobil milik Ketua DPC Partai Gerindra Kota Tangsel, Li Claudia Chandra.

"Jadi kata Pak Muhamad hadir kesana itu numpang mobilnya Bu Alin bukan mobil dia," kata Acep saat dikonfirmasi.

 Viral Kue Klepon Disebut tidak Islami, Begini Awal Isu ini Munculnya di Medsos dan Cek Faktanya

 IPW Sebut Pembentukan Tim Pemburu Koruptor Tak Berguna, ini Pesan untuk Mahfud MD

Acep menuturkan kasus pengunaan mobil dinas yang pernah menyeret Muhamad bernopol B 1389 WQN.

Namun, ia tak menutup kemungkinan pengecekan terhadap adanya kendaraan berplat nomor tersebut yang mengundaNg polemik di publik.

"Yang Bawaslu tahu yang pernah Bawaslu tangani kasusnya Pak Muhamad di Rengas itu kan mobilnya beda nomornya. Justru kita harus ngecek Setda kalau memang kita mau menelusuri," tandasnya. (m23)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved