Breaking News:

Pilkada Depok

M. Idris Kembali Diusung PKS, Syaratnya Siap Disandingkan dengan Kadernya dan Bangun Koalisi Besar

Hafidz mengaku memang ada sinyal dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS yang berencana mengusung Idris di Pilkada

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dedy
Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia
Wali Kota Depok, Mohammad Idris silarurahmi dengan pengurus DPD PKS Kota Depok 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK -- Apakah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan mengusung kembali petahana Mohammad Idris Abdul Shomad di Pilkada Depok 2020, akhirnya terjawab sudah.

Hal itu terlihat dari pertemuan yang dilakukan antara pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Depok dengan Wali Kota Depok Mohammad Idris di Kantor DPD Kota Depok, Beji, Kota Depok, Selasa (21/7) malam.

“Semalam itu memang saya diundang DPD untuk membahas bahwa DPP (PKS) akan kembali mengusung petahana yaitu saya di Pilkada nanti,” tutur Idris saat dihubungi Wartakotalive.com, Rabu (22/7/2020).

Keputusan itu, diakui Idris telah dilakukan pada Senin (20/7) di mana Idris diundang DPP PKS untuk membicarakan keinginan PKS untuk mengusung petahana.

Namun, pertemuan dengan DPD PKS semalam itu dikatakan Idris belum melahirkan sebuah surat rekomendasi maupun surat keputusan.

Sebab, DPP PKS memberikan sejumlah syarat kepada Idris bila ingin dicalonkan kembali oleh PKS sebagai orang nomor satu di Kota Depok.

“Syarat pertama itu, saya harus siap disandingkan atau wakil wali kotanya dari kader PKS,” ujarnya.

“Kedua, saya harus bisa membangun koalisi besar dengan partai lain. Sejauh ini, sudah ada PAN, PPP, dan Demokrat,” tuturnya.

Sejak pertemuan semalan itulah, Idris mengaku saat ini dirinya tengah menjalin komunikasi untuk melahirkan sebuah koalisi besar untuk memenuhi persyaratan yang diberikan oleh DPP PKS.

Belum ada SK

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Depok, Hafidz Nasir membantah bila pihaknya mengusung M.Idris di Pilkada)Depok 2020.

Hafidz mengatakan, pertemuan semalam hanyalah silaturahmi biasa yang dilakukan Idris kepada partai politik.

Dalam pertemuan itu Hafidz mengatakan tidak adanya penyampaian rekomendasi atau surat keputusan (SK) apapun terkait pencalonan Idris oleh PKS.

Namun begitu, Hafidz mengaku memang ada sinyal dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS yang berencana mengusung Idris di Pilkada yang akan digelar pada 9 Desember mendatang.

“Intinya kami sudah membangun komunikasi dengan teman-teman di Depok Tertata yang sudah menyampaikan lebih awal kepada Pak Kyai (Idris), kami PKS berharap memang terbangun koalisi besar untuk pilkada nanti, dan saya pribadi belum membaca SK atau rekom DPP,” papar Hafidz saat dihubungi Wartakotalive.com, Rabu (22/7/2020).

Jikapun DPP PKS berniat mencalonkan kembali Idris, Hafidz mengatakan harus adanya rekomendasi atau SK.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved