Breaking News:

Kriminalitas

Korban KDRT Bakal Cabut Laporan, Ini Alasan Istri Maafkan Tindakan Kekerasan Suami

Korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat mengaku memaafkan perbuatan suaminya.

Warta Kota/Desy Selviany
Polisi sedang memeriksa pelaku penganiayaan di Polsek Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (22/7/2020). Pelaku menganiaya istri sirinya hingga luka-luka. 

WARTAKOTALIVE.COM, CENGKARENG-Korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat mengaku memaafkan perbuatan suaminya.

Korban berinisial FK  itu berencana menarik laporan kepolisian.

Saat ditemui di Polsek Cengkareng, FK menjelaskan kronologi pertengkaran dengan suaminya yang terjadi pekan lalu.

Wanita berusia 38 tahun itu mengaku bahwa dia kerap bertengkar mulut dengan suami keduanya tersebut selama pernikahan.

Namun, FK mengaku baru pertama kali mendapat tindakan kasar dari suaminya yang berinisial RJ itu.

"Berantem sudah sejak Januari 2020. Tapi dulu biasanya hanya cekcok mulut saja," ujar FK di Polsek Cengkareng, Rabu (22/7/2020).

Ketika Jumat (17/7/2020) malam, FK mendapatkan perlakuan kekerasan dari suaminya. FK dicakar di muka ketika hendak merekam pertengkaran mereka.

RJ juga mendorong FK ke lemari dan menginjak perutnya.

VIDEO: Gara-gara Ikan Asin, Pria di Cengkareng Aniaya Istri Sampai Berujung di Kantor Polisi

Perkara Ikan Asin Antarkan Pria Cengkareng ke Penjara, Cakar Istri Karena Kesal

Lantas, FK melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cengkareng.

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi menetapkan RJ sebagai tersangka atas Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

Namun belakangan FK malah berniat mencabut laporannya. Perempuan yang masih berstatus istri siri itu berniat rujuk dan memaafkan RJ.

Halaman
1234
Penulis: Desy Selviany
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved