Breaking News:

Car Free Day

Ini Alasan Wali Kota Bekasi Ngotot CFD Tetap Digelar Meski 2 Pengunjung Positif Corona

Kegiatan car free day (CFD) bakal tetap digelar meskipun ada dua pengunjung positif corona.

Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Kegiatan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi dipadati warga, pada Minggu (19/7/2020). Dua pengunjungnya didapati positif corona. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI--- Kegiatan car free day (CFD) bakal tetap digelar meskipun ada dua pengunjung positif corona.

Demikian diutarakan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi kepada awak media di Rumah Dinas Walkot Bekasi di Pekayon, pada Rabu (22/7/2020).

Rahmat mengungkapkan ketika ditemukan ada yang positif bukan kegiatannya yang ditutup, akan tetapi cari virusnya dengan melakukan tracking.

CFD Kota Bekasi 40.000 Orang, Dekati Angka Normal Seperti Sebelum Pandemi Virus Corona

Konpers Harian Data Pandemi Ditiadakan, Dokter Reisa sebut masih Tergabung Komite Penanganan Corona

Tentunya juga dengan melakukan sejumlah evaluasi agar pelaksanaan CFD pengawasannya penerapan protokol kesehatan lebih diperketat lagi.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, di Stadion Patriot Chandrabhaga, Kota Bekasi, Senin (13/7/2020). Ia nyatakan CFD tetap digelar meski ada pengunjung positif corona
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, di Stadion Patriot Chandrabhaga, Kota Bekasi, Senin (13/7/2020). Ia nyatakan CFD tetap digelar meski ada pengunjung positif corona (Warta Kota/Muhammad Azzam)

"CFD sekarang gini di warga kita ketemukan di klaster. Kan bukan rumahnya yang kita tutup. Nah kenapa kita ketemukan kasus karena kita kan ngejar, nyari. Jadi kalau ada sesuatu itu bukan warungnya, bukan rumahnya bukan institusinya, begitu juga CFD," ungkap Rahmat.

Kronologi El Ibnu Terserang Stroke, Gejala Mulai Muncul saat El Kasih Manggung di Maroko pada 2015

Dari dua pengunjung CFD yang positif itu, kata Rahmat, pihaknya langsung melakukan tracking ke sejumlah orang yang pernah kontak langsung dengan dua orang positif tersebut.

"Yang itu kita lalukan itu tracking, nah itu yang bener. Kayak di pasar bukan pasarnya yang ditutup, tapi penyakitnya yang dicari," ucapnya.

Rahmat mengungkapkan dua peserta CFD yang positif itu, satu orang warga Kayuringin, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Ester Nurumi Tri Wardoyo Bikin Kejutan Lagi, Kalahkan Choirunnisa Unggulan Keempat

Satu lainnnya yakni warga Desa Sumber Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

"Satu dari kota satu dari kabupaten. Yang pertama 30 tahun dan yang kedua 47," ujar Rahmat.

Atas temuan itu, kata Rahmat, pihaknya langsung melakukan pelacakan terhadap orang-orang yang pernah kontak langsung dengan dua orang positif tersebut.

"Itu yang kabupaten itu kan susah ngelacaknya, itu kan standarnya. Tracking, isolasi atau rawat yang dikabupaten itu juga balik ke kampungnya dia," terang dia.

Diejek Sudah Tua dan Bertubuh Gemuk, Tamara Bleszynski cuma Bisa Tabah

Rahmat menambahkan sebanyak 118 pengunjung CFD dilakukan rapid test pada Minggu (19/7/2020) kemarin.

Hasilnya delapan orang reaktif, lalu langsung dilakukan tes swab.

"Dari delapan itu, sudah keluar enam hasilnya. Dua positif, empat negatif. Untuk dua lagi belum hasilnya," tandas Rahmat. (MAZ)
 

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Wito Karyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved