Breaking News:

Pilkada Tangsel

Dinasti Politik pada Pilkada 2020 Kota Tangsel, Pengamat Sebut Ironi dan Merusak Demokrasi

Para partai politik peserta Pilkada 2020 Kota Tangsel pun mulai mengumumkan para pasangan bakal calon (paslon) kandidatnya yang bakal bertarung

Tribunnews
Pengamat politik Adi Prayitno 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rizki Amana

WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT - Kontestasi Pilkada 2020 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bakal terlaksana pada 9 Desember 2020 ini.

Para partai politik peserta Pilkada 2020 Kota Tangsel pun mulai mengumumkan para pasangan bakal calon (paslon) kandidatnya yang bakal bertarung pada Pilkada 2020 Kota Tangsel.

Terdapat tiga nama paslon yang telah mendapatkan dukungan dari partai peserta Pilkada 2020 Kota Tangsel.

Diantaranya ialah, Benyamin Davnie - Pilar Saga Ichsan telah didukung Partai Golkar dan PPP, Muhamad - Rahayu Saraswati kandidat dari Partai Gerindra, dan Siti Nur Azizah - Ruhamaben mendapat dukungan dari Partai Demokrat dan PKS.

Benyamin Davnie dan Siti Nur Azizah, dua dari lima kandidat bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan yang didukung DPC PKB Kota Tangsel.
Benyamin Davnie dan Siti Nur Azizah, dua dari lima kandidat bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan yang didukung DPC PKB Kota Tangsel. (Warta Kota/Andika Panduwinata/Rizki Amana)

Munculnya ketiga nama kandidat paslon pada Pilkada 2020 Kota Tangsel dinilai sebagai pertaruangan dinasti politik.

"Ini merepresentasikan berbagai kekuatan politik. Ben itu merep dinasti politik Banten. Muhammad merepresentasikan politik Gerindra, suka tidak suka karena dia (Rahayu-red) keponakannya.

"Dan Azizah mereprementasikan aura politiknya Ma'ruf Amin," kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno kepada Wartakotalive.com saat dikonfirmasi, Tangsel, Rabu (22/7/2020).

Inspektorat Ungkap Motif Oknum PNS Pemkot Tangerang Tipu Mahasiswi

Terjebak Dalam Lumpur, Damkar Buat Pusaran Air untuk Cari Remaja Tenggelam di Tambora

Pengendara Protes saat Terjaring Operasi Kedisiplinan Masker di Senen

Kendati demikian, Adi menilai bila dinasti politik yang terjadi pada Pilkada 2020 Kota Tangsel riskan merusak demokrasi politik di wilayah Tangsel.

Pasalnya, partai politik dinilai menutup ruang-ruang bagi calon yang individu untuk mendapat dukungan dari partai peserta Pilkada 2020 Kota Tangsel.

Halaman
1234
Penulis: Rizki Amana
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved