Breaking News:

Kebakaran

Polisi Masih Dalami Kasus Kebakaran Ruko di PIK yang Menewaskan Dua Orang

Kedua korban terjebak di lantai dua ruko dikarenakan api yang berasal dari lantai satu ruko

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Kebakaran terjadi di Jalan Pantai Indah Barat, Komplek Ruko Toho PIK Blok B22 RT 01/RW 03 Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (21/7/2020). Kebakaran itu menewaskan dua penghuninya. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kebakaran di Jalan Pantai Indah Barat, Komplek Ruko Toho PIK Blok B22 RT 01/03 Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (21/7/2020) menewaskan dua orang penghuninya.

Kapolsek Metro Penjaringan Kompol Ardyansyah mengatakan kedua korban yang meninggal dunia merupakan para penghuni ruko yakni Sandi (63) dan Darsih (45). Menurut Ardyansyah, korban terjebak di lantai dua ruko dikarenakan api yang berasal dari lantai satu ruko tersebut. Mereka pun terjebak api yang terlanjur besar hingga mengalami luka bakar.

“Korban terjebak di lantai dua, dua-duanya mungkin panik. Dia tinggal di bawah, api membesar, dia naik ke atas,” ucap Ardyansyah, Selasa (21/7/2020). Menurut Ardyansyah, pada saat kejadian, ruko tiga lantai itu ditempati Sandi dan Darsih. Sandi merupakan pemilik ruko dan Darsih adalah asisten rumah tangga yang tinggal di tempat tersebut.

DPRD Kota Tangsel Desak Airin Pecat Lurah Benda Baru Perusak Fasilitas SMAN 3 Tangsel

Keinginan DPC Hanura Agar PSI Ikut Dukung Paslon Muhamad-Rahayu yang Diusung Gerindra Pupus Sudah

Sementara itu hingga saat ini pihaknya sudah memeriksa dan memintai keterangan dari dua orang saksi yang juga merupakan petugas keamanan di komplek ruko tersebut.

Peristiwa kebakaran terjadi di Jalan Pantai Indah Barat, Komplek Ruko Toho PIK Blok B22 RT 01/03 Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (21/7) pukul 05.40.

Ardyansyah mengatakan belum bisa memastikan apakah bangunan yang tepat berada di depan ruko yang terbakar adalah tempat sembahyang. “Kami belum sejauh itu tapi kami lihat dari gambaran awal, memang ada. Tapi untuk lebih lanjut nanti keterangannya,” kataNYA.

Ardyansyah mengatakan bahwa saat ini pihaknya sudah memeriksa dan memintai keterangan dari dua orang saksi yang juga merupakan petugas keamanan di komplek ruko tersebut.

Awalnya Liburan Akhir Pekan, Sekeluarga Tewas Hanyut di Sungai Bahapal, Sumatera Utara

Pemandu Lagu Karaoke Curhat ke Anies, Terpaksa Jual Baju Bekas hingga Makan Mi Instan untuk Hidup

Pantauan di lokasi, kebakaran yang terjadi di kawasan pertokoan tersebut menghanguskan satu unit ruko. Puing-puing sisa bangunan yang hangus terbakar sebagian masih berserakan. Garis Polisi juga sudah dipasang petugas di sekitar lokasi kejadian. Tampak mesin pendingin udara yang dipasang di lantai dua meleleh dan hangus.

Sementara itu bangunan yang ada di sisi kiri dan kanan ruko tersebut masih bisa diselamatkan. Hanya ruko sebelah kanan saja yang sebagian kecil ikut terbakar pada saat kejadian. Adapun pada bagian depan ruko yang terbakar, terlihat bangunan seperti tempat sembahyang. Ada semacam wadah sebagai tempat dupa serta tiga buah lampion di bangunan tersebut.

 Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kebakaran di Jalan Pantai Indah Barat, Komplek Ruko Toho PIK Blok B22 RT 01/03 Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara. Ardyansyah mengatakan selama ini dijadikan sebagai tempat perkantoran maupun gudang penyimpanan.

Srimaya Commercial Summarecon Bekasi Terjual 100 Persen, Seluruh Proses Penjualan Via Online

Gemari Bola Voli Sejak Kecil, Impian Dr Anita Suryani jadi Kenyataan di Asian Games

Di tempat terpisah, 12 Kontrakan di Kampung Kappitan, Jalan Cipinang Muara, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, hangus di lalap si jago merah, Selasa (21/7/2020) sore.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan, Kebakaran dan Penyelamatan  Jakarta Timur, Gatot Sulaeman menjelaskan insiden terjadi pada pukul 16.05. "Kami terima info sekitar jam 4 sore, ada beberapa kontrakan yang terbakar di Kelurahan Klender," kata Gatot saat dikonfirmasi.

Api diduga berasal dari salah satu kontrakan yang ditinggal oleh pemiliknya. Korsleting listrik jadi pemicu kebakaran di lokasi seluas 300 meter persegi tersebut. "Sebanyak 12 armada unit mobil pemadam kebakaran kami kerahkan dengan total personel sebanyak 60 orang," tuturnya.

Proses pemadaman berlasung selama kurang lebih satu jam. Dalam proses pemadaman, tim terkendala akses jalan yang sempit. Sebanyak 12 KK dengan total 36 jiwa kehilangan tempat tinggal. Sedangkan kerugian materiil akibat insiden itu diperkirakan mencapai Rp 450 juta.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Agus Himawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved