Breaking News:

Berita Jakarta

Jenazah Penumpang Transjakarta di Halte Slipi Telah Dievakuasi, Halte Disemprot Disinfektan

AKBP Haris, mengatakan, jenazah penumpang bus Transjakarta di halte Slipi telah diperiksa dan dievakuasi.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dodi Hasanuddin
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Bus Transjakarta 

WARTAKOTALIVE.COM, TANAH ABANG - Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang, AKBP Haris, mengatakan, jenazah penumpang bus Transjakarta di halte Slipi telah diperiksa dan dievakuasi.

"Iya, ini saya juga lagi di lokasi, Sudah dilakukan pemeriksaan dan dievakuasi," kata Haris saat dikonfirmas, Selasa (21/7/2020).

Sebelumnya diberitakan seorang pria ditemukan meninggal dunia di Halte TransJakarta Slipi pada Selasa (21/7/2020) sore. Korban meninggal dunia setelah sempat pingsan di dalam bus arah Pluit.

Diduga Sakit, Seorang Penumpang Pingsan dan Meninggal Dunia di Halte Transjakarta Slipi Petamburan

Pengadilan Negeri Jakarta Timur Eksekusi 24 Bidang Lahan di Halim untuk Proyek Kereta Cepat

Haris menyatakan bahwa  ia belum mendapatkan informasi detail mengenai temuan seorang pria yang meninggal dunia itu. Namun laporan yang ia terima jika korban meninggal dunia sekitar pukul 15.00 WIB tadi.

Terpisah, Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta, Nadia Diposanjoyo membenarkan adanya seorang pria yang meninggal dunia di Halte Slipi.

Pihak Transjakarta pun juga menyampaikan rasa duka dan ikut berbelasungkawa bagi keluarga yang ditinggalkan sehubungan dengan kabar meninggalnya seorang pelanggan TransJakarta di Halte Slipi.

Informasi yang di depan, dikatakan Nadia korban ditemukan pingsan di dalam bus saat dalam perjalanan. Petugas sigap menurunkan pelanggan di halte untuk mendapatkan pertolongan.

Haru, Deg-degan, Tegang dan Bahagia Dirasakan Cut Meyriska dan Roger Danuarta Setelah Jadi Orang Tua

Zikri Akbar, Putra Aceh yang Berjodoh dengan Persita Tangerang

Selanjutnya Petugas Layanan Halte (Plh) memanggil Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk memeriksa pelanggan yang pingsan.

"Namun nyawa korban tidak bisa diselamatkan dan dinyatakan meninggal. Jenasah dalam proses penanganan oleh pihak Dinkes untuk ditangani lebih lanjut," katanya.

Menurut Nadia, Halte Slipi petamburan saat ini ditutup untuk dilakukan penyemprotan disinfektan dan sterilisasi serta akan dibuka kembali setelah penanganan secara keseluruhan selesai.

"Kami terus menghimbau masyarakat khususnya pelanggan setia kami untuk secara disiplin terus bekerjasama dalam protokol kesehatan saat menggunakan layanan Transjakarta dengan mematuhi batas jarak aman," ucapnya. (JOS)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved