Breaking News:

Berita Video

VIDEO: Peserta Rapid dan Swab Test Massal di GOR Sunter Berdebar Tunggu Hasil

“Bagus yah, kan supaya orang nggak kena. Tadi sih cuman periksa darah dan tunggu hasilnya,” ungkap Reifan.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Masyarakat mengikut pemeriksaan virus corona atau Covid-19 yang digelar Badan Intelijen Negara (BIN) di Gelanggang Olah Raga (GOR) Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (20/7/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNGPRIOK - Ratusan peserta mengikuti rapid test dan swab test massal yang digelar Badan Intelijen Negara (BIN) di Gelanggang Olah Raga (GOR) Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (20/7).

Peserta yang mengikuti rapid test terdiri dari warga, karyawan perusahaan di sekitar lokasi maupun anggota Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU).

Para petugas dengan alat pelindung diri (APD) mengatur para peserta yang akan mengikuti rapid test dan memanggil mereka satu per satu. Mereka yang reaktif diwajibkan menjalani swab test.

Seorang peserta yang juga petugas PPSU Sunter Agung, Rafei (29) mengaku dirinya baru pertama mengikuti rapid test Covid-19. Rafei menyambut baik adanya rapid test semacam ini.

“Bagus yah, kan supaya orang nggak kena. Tadi sih cuman periksa darah dan tunggu hasilnya,” ungkap Reifan.

Belakangan rapid test Covid-19 menunjukkan hasil bahwa dirinya negatif virus yang menular tersebut. Meski demikian dirinya sempat deg-degan menunggu hasil rapid test.

"Sebenarnya iya (deg-degan), takut kena aja. Tapi alhamdulilah negatif,” ungkap Reifan.

Ketua Pelaksana Harian Sub Gugus Tugas BIN Brigjen TNI Irwan Mulyana mengatakan kegiatan itu dilakukan setelah adanya permintaan dari Pemerintah Kota Jakarta Utara dan masyarakat.

“Masyarakat di sekitar Sunter termasuk di sini juga ada masyarakat perusahaan, mereka sama sekali belum pernah di-rapid test,” ujar Irwan, di lokasi, Senin (20/7).

Menyikapi hal itu, BIN akhirnya memutuskan menggelar kegiatan rapid test dan swab test massal di GOR Sunter. Selain itu, wilayah sekitar lokasi kegiatan juga masuk dalam zona merah.

“Pertimbangannya tempat Sunter ini juga merupakan tempat zona merah yang memang akhir-akhir ini penyebaran Covid-19 ini cukup mengkhawatirkan,” sambung Irwan.

Apalagi jumlah kasus Covid-19 di Indonesia belakangan mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir dengan menjadi yang paling banyak di Asia Tenggara.

Irwan menegaskan BIN selalu berkordinasi dengan kementerian, lembaga, pemerintah kabupaten kota untuk membantu memutus penyebaran Covid-19 di Indonesia.

“Pada pagi hari ini membawa kurang lebih 40 tenaga medis dengan dua mobil lab yang kita siaga di belakang,” ungkap Irwan. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved