Breaking News:

Idul Adha

Penanganan Limbah Hewan Kurban, Sudin LH Jakarta Utara Gunakan Strategi Eco-Kurban

Limbah hewan kurban yang bertumpuk akan diolah menjadi biogas dan pupuk organik cair oleh Sudin LH Jakarta Utara.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Utara menggunakan peralatan biodigester untuk mengolah limbah hewan kurban menjadi biogas dan pupuk organik cair. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNG PRIOK - Limbah hewan kurban yang bertumpuk akan diolah oleh Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara.

Pengolahan limbah hewan kurban itu menggunakan peralatan biodigester menjadi biogas dan pupuk organik cair.

Kepala Suku Dinas LH Jakarta Utara, Achmad Hariyadi mengatakan, pengolahan limbah hewan kurban menjadi biogas itu untuk mengatasi penanganan limbah hewan kurban di Jakarta Utara.

“Dengan biodigester kita akan tangani limbahnya dan memanfaatkannya menjadi produk lain yang ramah lingkungan atau yang dikenal dengan eco kurban," kata Hariyadi, Senin (20/7/2020).

Petugas Suku Dinas KPKP Jakarta Timur Imbau Agar Warga Membeli Hewan Kurban Secara Daring

Sudin KPKP Jaktim Periksa Kesehatan 10.719 Hewan Kurban untuk Idul Adha

Menurut Hariyadi, limbah pemotongan hewan kurban seperti kotoran dan jeroannya biasanya langsung dibuang.

Namun, dia mengajak masyarakat dan unsur lainnya untuk menyumbangkan limbah hewan kurban saat penyembelihan saat Hari Raya Idul Adha 1441 H, Jumat (31/7/2020).

"Jangan langsung dibuang tapi berikan pada kami sebagai bahan biodigester. Nanti akan kami olah," kata Hariyadi.

Tabung biodigester dengan kapasitas 250 kilogram per hari sudah ditempatkan di lahan pengembangan RPTRA Rasela, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja.

Daging, Kulit, maupun Tanduk Hewan yang Dikurbankan Bolehkah Dijual, ini Penjelasan dari Ustaz

Petugas Suku Dinas KPKP Jakarta Pusat Pastikan 402 Ekor Hewan Kurban Sehat

“Alhamdulillah, eco kurban menjadi biogas dan pupuk organik cair sudah mendapat persetujuan dari unsur terkait lainnya."

"Semoga bisa segera diresmikan dan bisa dimanfaatkan oleh warga setempat," kata Achmad. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved