Breaking News:

PSBB Bodebek

Pemkot Bekasi Tidak Diizinkan Gelar Belajar Tatap Muka di Sekolah, Ini Kata Wali Kota

Penerapan belajar tatap muka pada tahun ajaran baru 2020/2021 di Kota Bekasi, nampaknya tak direstui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbu

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota
Suasana SMPN 2 Kota Bekasi masih sepi belum melakukan belajar tatap muka, pada Senin (20/7/2020). 

“Sambil menunggu (izin), kita akan terus melakukan simulasi dan melihat persiapan apa saja yang masih kurang untuk bisa melaksanakan sistem pembelajaran tatap muka,” tuturnya.

Senin, 20 Juli, Empat Sekolah di Kota Bekasi ini Bakal Uji Coba Belajar Tatap Muka

Sebelumnya Dinas Pendidikan Kota Bekasi bakal melakukan uji coba belajar tatap muka di sekolah role model, pada Senin (20/7/2020).

Sekolah role model itu, yakni, Sekolah Victory Plus Kemang Pratama, SD Islam Alzhar Jaka Permai, SMP Negeri 2 Kota Bekasi, dan SD Negeri 6 Pekayon Jaya.

Keempat sekolah itu dijadikan role model dikarenakan sarana dan prasarana telah memenuhi standar protokol kesehatan.

"Rencananya kami uji cobakan tanggal Senin, 20 Juli 2020 tatap muka," kata Inayatulah Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, pada Kamis (16/7/2020).

 Viral Pesepeda Dilarang Masuk Kawasan PIK, Sebut harus Pakai Paspor, ini Penjelasan Wali Kota Jakut

 Sudah Pulang ke Rumah, Hana Hanifah tetap Berpeluang Menjadi Tersangka, ini Penjelasan Polisi

Inay sapaannya menuturkan seharusnya proses tatap muka dilakukan pada Senin, 13 Juli 2020 lalu.

Akan tetapi ketika itu masih proses persiapan.

Oleh karenanya, pada Senin, 20 Juli 2020 baru akan dimulai uji coba belajar tatap muka.

Sekolah yang tatap muka juga hanya sekolah role model saja.

Sedangkan untuk sekolah lainnya masih menunggu pengajuan dan tahapan berikutnya.

"Senin depan itu yang role model saja, sarana dan prasarana sudah memenuhi protokol dan siap. Kami juga sudah bersurat ke Kemendikbud dan Pemprov Jabar," jelas Inay.

Adapun alasan dimulai belajar tatap muka, padahal masih zona kuning, Inay menjelaskan status zona dilihat bukan dari satu kota.

Akan tetapi melihat dari cangkupan kelurahan hingga RW.

 Kisah Sutrisna, Korban PHK Akibat Pandemi Covid-19 Terpaksa Gadaikan KJP untuk Berutang

 Tak lagi Pakai SIKM untuk Keluar Masuk Jakarta, Anies Terbitkan Layanan CLM, Berlaku Sepekan

Untuk aturan lain, Disdik Kota Bekasi mengikuti aturan empat institusi yakni Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementarian Agama (Kemenag), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran dan Tahun Akademik Baru di masa Pandemi Covid-19.

Untuk proses belajar tatap muka SMP mulai Juli-Agustus, SD mulai September-Oktober, dan TK Paud mulai November-Desember.

"Jangan salah tafsir ya, kami ikuti SKB empat menteri. Yang tatap muka itu cuman yang role model saja," tandasnya.

Bupati Tangerang Tidak Memperbolehkan Sekolah Belajar Tatap Muka, Ini Alasannya

Tahun ajaran baru 2020 di Kabupaten Tangerang sudah dimulai pada Senin (13/7/2020) kemarin.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di tahun ajaran baru kali ini kegiatan belajar mengajar (KBM) sekolah tidak diperbolehkan tatap muka melainkan dengan metoda daring atau online.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Syaifullah menjelaskan pelaksanaan KBM telah diatur melalui keputusan bersama (SKB) empat menteri.

Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, serta Menteri Dalam Negeri sebagai panduan pelaksanaan pendidikan di daerah.

“Berdasarkan kalender tahun ajaran baru, betul tanggal 13 Juli 2020 sebagai KBM tetapi karena ada SKB empat menteri sebagai panduan pembelajaran tahun ajaran baru di masa pandemi Covid-19, maka sekolah tidak diperbolehkan KBM.

"Termasuk Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS tatap muka tetapi secara oline,” kata Syaifullah, Selasa (14/7/2020).

Terkait pendaftaran ulang secara langsung, Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020 - 2021 di Kabupaten Tangerang dilaksanakan selama tiga hari.

Mulai dari tanggal 13 - 15 Juli 2020, dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

Ia menambahkan, untuk kegiatan lanjutan PPDB di SDN/SMPN wilayah Kabupaten Tangerang akan dilaksanakan Pendaftaran Ulang Siswa Baru secara langsung.

Sesuai dengan aturan PPDB bagi siswa yang diterima dengan membuktikan persyaratan PPDB, membawa fotocopy atau bukti upload yang telah dilaksanakan secara online.

“Pendaftaran ulang dilaksanakan dengan perhatikan protokol kesehatan dengan baik.

"Tidak berkerumun, jaga jarak, pakai masker dan disiapkan cuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer di sekolah,” ucapnya.

Ia menyebut pendaftran ulang siswa baru harus menggunakan sistem sesi atau gelombang.

Tujuannya tentu saja untuk menghindari kerumunan dan menjaga protokol kesehatan di sekolah.

”Setiap siswa hanya 1 hari sesuai jadwal, selanjutnya proses pembelajaran online,” kata Syaifullah.

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar kembali menegaskan terkait kegiatan belajar mengajar termasuk Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), tidak boleh ada kegiatan tatap muka, melainkan dengan metode daring.

Ini diatur melalui SKB empat Menteri tentang Panduan Pembelajaran Tahun Ajaran Baru di Masa Pandemi Covid-19.

“Bila ada ditemukan sekolah yang tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka maka sekolah tersebut akan kita tinjau izin operasionalnya.

"Dan bila sekolah negeri melaksanakan maka kita tinjau SK pengangkatan sebagai Kepala Sekolah,” ungkap Zaki.  (MAZ/DIK)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved