Breaking News:

PSBB Bodebek

Pemkot Bekasi Tidak Diizinkan Gelar Belajar Tatap Muka di Sekolah, Ini Kata Wali Kota

Penerapan belajar tatap muka pada tahun ajaran baru 2020/2021 di Kota Bekasi, nampaknya tak direstui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbu

Warta Kota
Suasana SMPN 2 Kota Bekasi masih sepi belum melakukan belajar tatap muka, pada Senin (20/7/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Penerapan belajar tatap muka pada tahun ajaran baru 2020/2021 di Kota Bekasi, nampaknya tak direstui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

Sebab, hingga hari ini tak ada satupun sekolah menggelar belajar tatap muka. Termasuk empat sekolah role model yang telah mendapatkan izin dari Pemerintah Kota Bekasi.

"Yah kan kita sudah menyampaikan surat (ke Kemendikbud), kalau nggak dijawab engga, kalau diizinkan kan dijawab," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, di Stadion Patriot Candrabhaga, pada Senin (20/7/2020).

Tidak Terima Ditagih Utang, Pria di Cengkareng Tusuk Penagih dan Ibu Pelaku Malah Bawa Korban ke RS

Kisah Ketua Tim Dokter Penanganan Covid-19 Kota Bekasi, Minum Klorokuin saat Kasus Lagi Tinggi

Kronologi Warga Dibikin Heboh 2 Makam di TPU Desa Karang Bahagia Dibongkar, Satu Jenazah Hilang

Suasana SMPN 2 Kota Bekasi masih sepi belum melakukan belajar tatap muka, pada Senin (20/7/2020).
Suasana SMPN 2 Kota Bekasi masih sepi belum melakukan belajar tatap muka, pada Senin (20/7/2020). (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Rahmat menjelaskan pihaknya telah menerapkan sejumlah aturan dan protokol kesehatan dalam masyarakat beraktivitas.

Termasuk persiapan protokol kesehatan serta saran dan prasarana yang memadai.

Saat ini juga masa adaptasi proporsional, atau tatanan hidup baru.

Masyarakat tetap melakukan aktivitasnya tapi tetap memperhatikan protokol kesehatannya.

Rapid Test Massal di Kecamatan Tanjung Priok, BIN Targetkan Sasar 1.000 Peserta

"Kan pemerintah sudah bilang ada yang namanya adaptasi proporsional, tatanan baru, atau new normal. Inikan semuanya juga sama proses penyesuaian.

"Kalau yang sudah terpenuhi, sudah oke semua standar dan protokolnya dan kemampuannya kan emgga ada alasan untuk tidak melaksanakan (belajar tatap muka)," tutur Rahmat.

Sebagai kepala daerah, Rahmat memikirkan keseimbangam antara kebutuhan warganya dengan aturan yang berlaku.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved