Breaking News:

Berita Jakarta

Setelah SIKM Diganti CLM, Jumlah Penumpang di Terminal Pulo Gebang Meningkat Pesat

Dampak SIKM diganti CLM tersebut, mendadak jumlah penumpang di Terminal Pulo Gebang meningkat pesat.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Panji Baskhara
Warta Kota/Rangga Baskoro
Kepala Unit Pengelola Terminal Pulo Gebang Bernard Pasaribu di Terminal Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pihak pemerintah mengganti surat izin keluar masuk (SIKM) dengan corona likelihood metric (CLM).

Dampak SIKM diganti CLM tersebut, mendadak jumlah penumpang di Terminal Pulo Gebang meningkat pesat.

Terkait peningkatan jumlah penumpang di Terminal Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, dijelaskan Kepala Unit Pengelola Terminal Pulo Gebang, Bernard Pasaribu.

"Sejak diberlakukan CLM, jumlah penumpang mulai meningkat 20 persen, baik masuk maupun yang keluar," kata Bernard di lokasi, Senin (20/7/2020).

Perpanjangan PSBB di Kabupaten Bekasi Diperketat di Area Industri, Pasar, Mal, Terminal, dan Stasiun

Ini Cara Mengisi CLM, Pengganti SIKM sebagai Syarat untuk Keluar Masuk Jakarta

Resmi Diterapkan, Penumpang di Terminal Kalideres Masih Awam CLM

Peningkatan jumlah penumpang terjadi sejak hari pertama penghapusan SIKM dengan tujuan Jawa Barat, Jawa Timur dan Sumatera Barat.

Hingga 12.00 WIB, sebanyak tiga belas unit bus yang sudah diberangkatkan dengan total jumlah penumpang sebanyak 66 orang.

"Sebelumnya itu biasanya 10 orang per hari, sekarang bisa mencapai 100 orang per hari," ungkapnya.

Para penumpang yang datang maupun pergi wajib mengisi kuisioner pada sistem CLM yang terintegrasi dengan aplikasi Jakarta Terkini (JAKI).

Kejujuran penumpang sangat diharapkan saat hendak mengisi data pada kuisioner.

"Jadi calon penumpang mengisi sendiri sesuai keadaannya sebelum berangkat dari Terminal Pulogebang"

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved