Breaking News:

Buronan Kejaksaan Agung

Kuasa Hukum Tak Tahu Djoko Tjandra Sakit Apa, Direkomendasikan Istirahat oleh Dokter

Tim kuasa hukum Djoko Tjandra mengaku sudah berupaya kooperatif mengajak kliennya ke Indonesia.

Penulis: | Editor: Yaspen Martinus
kompas.com
Terdakwa kasus cessie Bank Bali, Djoko S Tjandra, saat tuntutan pidana dibacakan jaksa penuntut umum Antasari Azhar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 31 Juli 2008. 

"Jenis sakitnya saya tidak mengetahui, karena di dalam surat sakit juga tidak tertulis."

"Hanya rekomendasi dari dokter dia tetep istirahat."

Kabareskrim: Biarpun Teman Satu Angkatan, Kami Tak Ragu Tindak Tegas Tanpa Pandang Bulu

"Dia hanya direkomendasikan beristirahat oleh dokter," ucapnya.

Meskipun menjadi kuasa hukum Djoko Tjandra, dia mengklaim tidak mengetahui keberadaan yang bersangkutan.

"Suratnya kan dari Malaysia. Kalau lokasinya sendiri saya tidak tahu karena tidak pernah bertemu," tambahnya.

Imbas Kisruh PPDB, Pemprov DKI Siapkan Anggaran Rp 171 Miliar untuk Pelajar Miskin di Sekolah Swasta

Sebelumnya, Djoko Tjandra, buronan kasus pengalihan hak tagih utang Bank Bali, tidak menghadiri sidang peninjauan kembali (PK) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Tim kuasa hukum Djoko Tjandra menyampaikan surat permohonan disertai alasan ketidakhadiran kliennya, kepada majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang memeriksa permohonan PK.

"Klien kami belum pulih," kata Andi Putra Kusuma, kuasa hukum Djoko Tjandra, di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (20/7/2020).

 19 Juli 2020, Angka Kematian Harian Akibat Covid-19 di Indonesia Pecahkan Rekor Tertinggi

Ini kali ketiga Djoko Tjandra tidak menghadiri sidang PK itu.

Di dua sidang sebelumnya, yaitu pada sidang 29 Juni 2020 dan 6 Juli 2020, Djoko tidak hadir ke sidang karena alasan sakit

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved