Senin, 27 April 2026

Virus Corona

Update Kamis (16/7): Pasien Positif Covid-19 Claster Secapa AD Berkurang 78 Orang

Pasien positif Covid-19 yang berasal dari klaster Sekolah Calon Perwira TNI Angkatan Darat (Secapa AD) di Bandung, Jawa Barat, berkurang 78

Dinas Penerangan AD
Jumlah pasien Covid-19 di Secapa AD semakin berkurang, update Kamis (16/7/2020) tinggal 948 

WARTAKOTALIVE.COM, BANDUNG - Pasien positif Covid-19 yang berasal dari klaster Sekolah Calon Perwira TNI Angkatan Darat ( Secapa AD) di Bandung, Jawa Barat, berkurang 78 orang pada Kamis (16/7/2020).

Data pasien negatif tersebut berasal dari hasil pemeriksaan laboratorium polymerase chain reaction (PCR) pada swab test kedua.

"Hasil Lab PCR dari swab ke-2 pasien di Secapa AD sampai dengan Kamis pagi ini (15/7), ada 78 pasien yang dinyatakan," ujar Kepala Dinas Penerangan AD Brigjen TNI Nefra Firdaus dalam keterangan tertulisnya.

Jadi dari total 1.307 (1.280 + 27) pasien positif Covid 19 di Secapa AD pada pagi ini sudah berkurang 359 orang sehingga tersisa 948 orang.

Dalam hal Riset Pengembangan Kombinasi Obat untuk Anti Covid 19 antara Universitas Airlangga, BIN, TNI AD, sampai dengan  Rabu malam (15/7) sudah ada 160 pasien positif Covid 19 di Secapa AD yang menerima uji klinis beberapa kombinasi obat dan dosis sesuai dengan protokol Pedoman Pelaksanaan Uji Klinis dari BPOM.

Sementara 460 pasien positif Covid 19 dari Secapa AD dan Pusdik Pom yang sudah menjadi negatif (359 dari Secapa + 101 dari Pusdik Pom) sudah mulai jalani pemeriksaan awal program donor plasma darah untuk terapi plasma convalesence.

Dan sebagai bagian dari pengadaan 68 Lab PCR untuk 68 RS TNI AD di seluruh Indonesia (dukungan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19), Kamis pagi mulai dioperasikan Lab PCR ke-2 (yang pertama di RSPAD), yaitu di RS TNI AD Sariningsih, Bandung, untuk percepat pelayanan pemeriksaan spesimen hasil swab di Bandung & sekitar-nya.

Sebelumnya diberitakan Pasien positif Covid-19 yang berasal dari klaster Sekolah Calon Perwira TNI Angkatan Darat ( Secapa AD) di Bandung, Jawa Barat, berkurang 116 orang pada Rabu (15/7/2020). Data pasien negatif tersebut berasal dari hasil pemeriksaan laboraturium polymerase chain reaction (PCR) pada swab test kedua.

"Hasil Lab PCR dari swab kedua pasien di Secapa AD sampai dengan pagi ini (Rabu 15 Juli), ada 116 pasien lagi yang dinyatakan negatif," ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Nefra Firdaus dalam keterangan tertulis, Rabu pagi.

Adapun data pasien negatif pada hari sebelumnya tercatat terdapat 165 orang.

Dengan demikian, hingga Rabu pagi ini, total pasien negatif sebanyak 281 orang.

Sementara itu, hasil pemeriksaan laboratorium PCR dari swab test pertama pada beberapa waktu lalu melaporkan terdapat penambahan 27 pasien positif.

Sehingga, tercatat pasien positif di klaster tersebut sebanyak 1.307 orang. Akumulasi itu berasal dari tambahan dari temuan pertama sebanyak 1.280 orang.

Menurut Nefra, penambahan pasien positif tersebut terjadi karena pemeriksaan hasil swab test pada laboraturium PCR dilakukan bergiliran per gelombang.

"Jadi dari total 1.307 (1.280 + 27) pasien positif Covid-19 di Secapa AD pada pagi ini sudah berkurang 281 orang menjadi 1.026 orang," kata dia. 

Kini Jadi 165 Orang Sebelumnya, sebanyak 1.280 orang di Secapa AD, Bandung terkonfirmasi positif Covid-19. Temuan ini terbongkar berawal dari dua prajurit atau perwira siswa yang memeriksakan penyakitnya ke Rumah Sakit Dustira.

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa mengemukakan, peristiwa itu terjadi dua pekan lalu.

"Jadi tepatnya dua pekan lalu adalah laporan pertama dari komandan Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat kepada saya hari Sabtu juga. Diawali dari ketidaksengajaan sebenarnya," ujar Andika.

"Jadi ada dua prajurit atau perwira siswa yang berobat ke Rumah Sakit Dustira. Rumah Sakit Dustira itu adalah rumah sakit Angkatan Darat terbesar di Jabar, ada di kota ini," ujar Andika.

Kedua prajurit tersebut awalnya tak bermaksud memeriksakan Covid-19. Karena mereka memang tak memiliki gejala yang mengarah ke corona.

"Yang satu keluhan karena bisul, berarti demam karena adanya infeksi dan satu lagi masalah tulang belakang. Tapi ternyata mereka diswab dan positif," kata Andika menambahkan.

Usai temuan itu, seluruh siswa Secapa AD diperiksa dengan alat rapid test yang dikirimkan Andika dari Jakarta.

Ditemukan banyak kasus posiitif Dari 1.400 alat rapid test yang dikirimkan, hasilnya 187 orang dinyatakan reaktif. Hasil itu lalu ditindaklanjuti dengan tes swab.

Tracing terus dilakukan, data terbaru pasien positif Covid-19 di Secapa AD kini berjumlah 1.280 orang. Mereka terdiri dari 991 perwira siswa, 289 staf dan anggota serta keluarga dari Secapa AD. Dari seluruh pasien tersebut, semuanya tergolong kategori ringan.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "UPDATE 15 Juli: Pasien Positif Klaster Secapa AD Berkurang 116 Orang",

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved