Breaking News:

Bisnis

PT Angkasa Pura II Terbitkan RfP ke Calon Mitra Strategis di Bandara Internasional Kualanamu  

AP II mengundang calon mitra strategis untuk mengikuti proses lelang dalam kerja sama pengelolaan operasi dan pengembangan Bandara Kualanamu.

Editor: Ichwan Chasani
dok. AP II
Bandara Internasional Kualanamu. 

Pengembangan Kualanamu membutuhkan Capex Rp 12  triliun.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — PT Angkasa Pura II (Persero) telah menerbitkan Final Request for Proposal (RfP) kepada calon mitra strategis untuk Bandara Internasional Kualanamu, Selasa (14/7/2020) lalu.

Final RfP yang diterbitkan kemarin ini sekaligus mengandemen, merevisi dan memperbarui RfP yang dikeluarkan pada 10 Februari 2020 dan direvisi pada 3 Juni 2020.

Melalui Final RfP ini, PT Angkasa Pura II mengundang calon mitra strategis untuk mengikuti proses lelang dalam kerja sama pengelolaan operasi dan pengembangan Bandara Kualanamu.

Nantinya, PT Angkasa Pura II dan mitra strategis akan menjadi pemegang saham di PT Angkasa Pura Aviasi yang menjadi pengelola Bandara Kualanamu.

PT Angkasa Pura II menguasai 51 persen saham di PT Angkasa Pura Aviasi, sementara mitra strategis 49 persen.

Bandar Udara Internasional Kualanamu
Bandar Udara Internasional Kualanamu (Istimewa)

President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan perseroan bersama mitra strategis akan berperan dalam melakukan investasi, mengembangkan, meningkatkan fasilitas, hingga mengoperasikan serta melakukan pemeliharaan Bandara Internasional Kualanamu dalam jangka waktu 25 tahun.

PT Angkasa Pura II tengah mencari mitra strategis untuk bersama-sama memajukan dan mempercepat pengembangan Bandara Internasional Kualanamu.

“Kami mencari mitra strategis berkelas global untuk mencapai 3E yaitu Expansion the traffic (meningkatkan trafik penerbangan internasional), Expertise sharing (berbagi keahlian dalam pengelolaan bandara yang berkelas dunia), dan Equity partnership (pemenuhan kebutuhan pendanaan secara cepat melalui kemitraan strategis),” ungkap Muhammad Awaluddin dalam pernyataan resminya, Kamis (16/7/2020).

“Bersama mitra strategis, kami yakin Bandara Kualanamu dapat membangun jaringan penerbangan yang kuat untuk memposisikan sebagai international hub di bagian barat Indonesia dengan berbagai infrastruktur pendukung,” sambung Muhammad Awaluddin.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved