Breaking News:

Novel Baswedan Diteror

Pelaku Penyiraman Air Keras Divonis Dua Tahun Penjara, Begini Reaksi Novel Baswedan

“Saya sejak awal katakan bahwa saya memang tidak menaruh harapan dalam persidangan ini,” kata Novel.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Novel Baswedan, saat ditemui di kediamannya Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (16/7/2020) malam. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan menanggapi vonis yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Yaitu terhadap dua terdakwa kasus penyiraman air keras terhadap dirinya.

Novel mengaku tidak berharap banyak akan jalannya persidangan tersebut.

Alumni Akademi Kepolisian 1998 itu beralasan proses yang telah dilalui selama ini dinilai tidak masuk akal.

“Saya sejak awal katakan bahwa saya memang tidak menaruh harapan dalam persidangan ini,” kata Novel, di kediamannya, di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (16/7/2020) malam.

 Viral Pesepeda Dilarang Masuk Kawasan PIK, Sebut harus Pakai Paspor, ini Penjelasan Wali Kota Jakut

 Sudah Pulang ke Rumah, Hana Hanifah tetap Berpeluang Menjadi Tersangka, ini Penjelasan Polisi

Menurut Novel, proses persidangan terhadap dua pelaku penyiraman air keras yakni Rahmat Kadir dan Ronny Bugis dinilainya tidak sesuai dengan fakta-fakta yang sebenarnya.

“Kenapa? Karena sejak awal saya melihat prosesnya janggal, prosesnya bermasalah dan arah persidangan memang sudah menyimpang begitu jauh dari fakta yang sebenarnya,” ujar Novel.

Sebelumnya Pengadilan Negeri Jakarta Utara menggelar sidang vonis terhadap Rahmat Kadir dan Ronny Bugis, dua pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan, Kamis (16/7/2020).

 Kisah Sutrisna, Korban PHK Akibat Pandemi Covid-19 Terpaksa Gadaikan KJP untuk Berutang

 Tak lagi Pakai SIKM untuk Keluar Masuk Jakarta, Anies Terbitkan Layanan CLM, Berlaku Sepekan

Majelis hakim memvonis bersalah kedua pelaku penyiraman air keras tersebut.

Rahmat Kadir divonis dua tahun penjara dan Ronny Bugis satu tahun enam bulan penjara.

Penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan terjadi pada 11 April 2017 pukul 03.00 WIB.

Ronny yang mengendarai motor, membonceng Rahmat bergegas menuju ke kediaman Novel Baswedan di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. (JHS)

Setibanya di lokasi, mereka berhenti di sekitar Masjid Al-Ikhsan di dalam komplek. Pada saat melihat Novel Baswedan, Rahmat menuangkan cairan campuran asam sulfat ke dalam gelas, dan lalu menyiramkannya ke wajah Novel. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved