Breaking News:

Kasus Novel Baswedan

JPU Kasus Penyiraman Air Keras Novel Baswedan Pikir-pikir untuk Banding

Ketua Majelis Hakim, Djuyamto, memberi waktu kepada JPU untuk berpikir selama satu minggu ke depan.

Editor: Dodi Hasanuddin
YouTube @Official PN Jakarta Utara
Sidang pembacaan putusan perkara penganiayaan penyidik KPK Novel Baswedan, Kamis (16/7/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Jaksa Penuntup Umum (JPU) dalam persidangan dua terdakwa kasus penyiraman air keras Novel Baswedan menyatakan pikit-pikir tentang banding putusan vonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kamis (16/7/2020).

"Kami nyatakan pikir-pikir," ucap salah seorang JPU.

Ketua Majelis Hakim, Djuyamto, memberi waktu kepada JPU untuk berpikir selama satu minggu ke depan.

"Dengan dinyatakannya pikir-pikir oleh jaksa penuntun umum, maka terkait dengan peraturan undang-undang masa berlaku pikir-pikir tujuh hari sejak hari ini," ujar Djuyamto.

3 ABG Tewas Kecelakaan Maut di Tol Tangerang Merak Lagi Senang-senangnya Nyetir dan Jalan-jalan

Profil Mpok Omas, Ia Meninggal Dunia dalam Usia 54 Tahun, Diduga Karena Sakit yang Dideritanya

Sebelumnya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara telah menjatuhkan vonis kepada dua terdakwa kasus penyiraman penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Dari dua terdakwa, Rahmat Kadir divonis dua tahun sementara Ronny Bugis divonis satu tahun enam bulan penjara atau 1,5 tahun.

Seperti diketahui dalam putusan hakim, Rahmat dan Ronny terbukti bersalah karena melanggar Pasal Subsider 353 ayat (2) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, Lebih Subsider Pasal 351 ayat (2) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Vonis ini lebih tinggi dari tuntutan yang dibacakan oleh jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut satu tahun penjara.

Baznas dan Tamasia Beri Kemudahan Masyarakat Berkurban

PKS Sandingkan Ruhamaben dengan Siti Nur Azizah di Pilkada Tangsel

Adapun, Novel disiram air keras pada 11 April 2017 lalu setelah menunaikan shalat subuh di Masjid Al Ihsan, tak jauh dari rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Akibat penyerangan tersebut, Novel mengalami luka pada matanya yang menyebabkan gangguan penglihatan.

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jaksa Pikir-pikir Soal Vonis Polisi Penyerang Novel Baswedan, Hakim Beri Waktu Seminggu" Penulis : Bonfilio Mahendra Wahanaputra Ladjar

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved