Breaking News:

Viral Medsos

Viral Pesepeda Dilarang Masuk Kawasan PIK, Sebut harus Pakai Paspor, ini Penjelasan Wali Kota Jakut

Pesepeda mengaku bahwa dirinya dan rekan-rekannya yang hendak masuk kawasan PIK 2 harus menggunakan paspor.

Editor: Mohamad Yusuf
Instagram @faktamediaofficial
Tangkapan layar video pesepeda yang hendak masuk kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Penjaringan, Jakarta Utara, mengaku dilarang dan harus menggunakan paspor. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Video pesepeda yang hendak masuk kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Penjaringan, Jakarta Utara, viral di media sosial (medsos).

Pesepeda mengaku bahwa dirinya dan rekan-rekannya yang hendak masuk kawasan PIK 2 harus menggunakan paspor.

Pesepeda pun protes atas kebijakannya yang disebut harus menggunakan paspor saat masuk kawasan PIK tersebut.

Video tersebut berdurasi 38 detik menggambarkan seorang pesepeda tengah berada di gerbang masuk kawasan PIK.

Pesepeda mengenakan helm dan kacamata hitam beserta dua pesepeda lainnya.

KEREN! Lagu Lathi Mendunia, Grup Weird Genius Terpampang di Baliho Times Square New York

Sebelum Meninggal, Editor Metro TV Yodi Sempat Diminta Istighfar oleh Kekasihnya karena Bicara Aneh

Tampak sebuah pos penjagaan dan beberapa orang satpam yang berada di sekitar lokasi itu.

Tak jauh dari lokasi terdapat jembatan layang.

"Jadi seperi yang sudah saya sampaikan bahwa masuk tempat ini diatas jam 9 harus pakai paspor. Harus minta izin kepada pemilik, di kantor marketing," kata pesepeda tersebut. 

"Karena ini sudah dikuasai pihak swasta. Jadi kita sebagai rakyat tidak bisa (masuk), mobil yang bebas. Sepeda nggak bisa. Jadi harus pakai paspor. Jadi kalau kita ke PIK itu seperti turis di negeri sendiri. Parah!" tambahnya.

Video itu diunggah dalam akun @faktamediaofficial pada Selasa (14/7/2020).

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved