Breaking News:

BPJS

Ratusan Ribu PBPU BPJS Kesehatan di DKI Jakarta Turun Kelas

Ratusan Ribu PBPU BPJS Kesehatan di DKI Jakarta Turun Kelas. Simak selengkap-lengkapnya di dalam berita ini.

Istimewa
ILUSTRASI BPJS Kesehatan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ratusan ribu Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) BPJS Kesehatan di DKI Jakarta turun kelas. Kondisi itu terjadi akibat adanya kenaikan iuran BPJS Kesehatan per 1 Juli 2020 lalu.

Deputi Direksi BPJS Kesehatan wilayah Jabodetabek, Anurman Huda mengatakan PBPU BPJS Kesehatan yang telah mengajukan turun kelas jumlah mencapai lebih dari 200 ribu orang.

"Jumlah peserta di Jakarta yang beralih kelas akibat regulasi terbaru terhadap penerimaan iuran sebanyak 214.259 orang mengajukan beralih (turun) kelas," ujar Anurman, Selasa (14/7).

Menurut Anurman, jumlah itu terdiri dari 32.771 orang pindah dari kelas I ke kelas II, 51.681 orang pindah dari kelas I ke kelas III, dan sebanyak 129.807 orang pindah dari kelas II ke kelas III.

DAFTAR Nama dan Alamat Korban Banjir Bandang Meninggal di Masamba Luwu Utara, 15 Ribu Jiwa Mengungsi

Anurman mengingatkan bahwa penurunan kelas oleh PBPU BPJS Kesehatan sama sekali tidak berdampak ke kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

"Saya tekankan bahwa Kelas I, Kelas II dan Kelas III tidak ada perbedaan pelayanan kesehatan. Pengajuan turun kelas ini bisa dilayani di kantor cabang BPJS Kesehatan," ujar Anurman.

Sementara itu terkait para pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) selama masa pandemi Covid-19, mereka dapat mengajukan perpindahan kelas maksimal sebelum 30 hari.

"Sejak 30 hari pekerja yang terkena hubungan industrial PHK bisa turun ke kelas III. Tapi jangan lewat dari itu,” ungkapnya.

Sekadar informasi, BPJS Kesehatan mengadakan program super praktis pada 22 Mei - 31 Agustus 2020 berdasarkan Perpres Nomor 64 Tahun 2020 tentang perubahan kedua atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang jaminan kesehatan.

LOKASI SIM dan STNK Keliling Rabu 15 Juli 2020, Perpanjang SIM dan STNK Bisa di Gerai SIM di Mal

Peserta BPJS Kesehatan dapat turun kelas tanpa harus menunggu 1 tahun kepesertaan ataupun tanggal satu di bulan berikutnya. Peserta PBPU yang menunggak (status kepesertaan non aktif) juga dapat mengajukan turun kelas.

Sebelumnya iuran BPJS Kesehatan kembali naik terhitung mulai Juli 2020. Iuran Kelas I dipatok Rp 150.000, iuran kelas II yakni Rp 100.000. Khusus iuran kelas III hanya Rp 25.500 karena mendapat subsidi Rp 16.500.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved