Breaking News:

Virus Corona

Geger Zona Hitam Tambah 19 Kasus Positif Corona, Wali Kota Solo Larang Warga Terima Anak Kos Baru

Pemilik kos tidak diperbolehkan menerima penghuni kos baru menyusul lonjakan kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

TribunSolo.com/Ryantono Puji
Ilustrasi Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto di RS Dr Oen Solo Baru di Komplek Perumahan Solo Baru, Jalan Raya Djlopo, Desa Gedangan Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jumat (3/7/2020). Solo sempat masuk zona hitam corona yang membuat walikota solo larang warga terima penghuni kos baru. 

WARTAKOTALIVE.COM, SOLO - Pemilik kos tidak diperbolehkan menerima penghuni kos baru menyusul lonjakan kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Solo memang mengalami lonjakan sebanyak 19 kasus selama dua hari terakhir.

15 dari 19 pasien itu merupakan mahasiswa program pendidikan dokter spesialis Universitas Sebelas Maret (PPDS UNS) Solo. 

Jalur Tol Solo-Jogya Dibangun November, Pemprov Jateng Sudah Lama Siapkan Penetapan Lokasi

Setelah Surabaya, Menkes Terawan Kunjungi Solo, Benarkah Terkait Isu Reshuffle Kabinet?

Ditambah lagi, beberapa diantaranya diketahui tinggal di kos-kosan yang ada di daerah Kota Solo.

Hal itu disampaikan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo.

"Tidak boleh, kita berhenti dulu untuk menerima warga dari luar," kata Rudy kepada TribunSolo.com Selasa (14/7/2020).

FX Hadi Rudyatmo, Ketua DPC PDIP Kota Solo yang juga Wali Kota Solo, saat ditemui di rumah dinas Loji Gandrung, Solo, Minggu (8/7/2018) pagi.
FX Hadi Rudyatmo, Ketua DPC PDIP Kota Solo yang juga Wali Kota Solo, saat ditemui di rumah dinas Loji Gandrung, Solo, Minggu (8/7/2018) pagi. (Tribunsolo.com/Chryshna Pradipha)

"Nanti kalau sudah ada vaksin, sudah ada obatnya, silahkan, kami tidak akan melarang pengusaha kos-kosan, tapi untuk sekarang tidak boleh," tambahnya.

11 Pasangan Ganda Putri Bersaing Di Mola TV PBSI Home Tournament

Meski calon penghuni kos membawa surat keterangan sehat, lanjut Rudy, tetap tidak diizinkan.

"Sementara waktu tidak menerima apalagi kondisi Solo kembali digoncang 25 tenaga kesehatan positif Covid-19," ucapnya.

Rudy menegaskan apabila ditemui pemilik kos yang nekat menerima penghuni baru, ada sanksi yang akan diberikan.

Halaman
1234
Editor: Wito Karyono
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved