Breaking News:

Berita Internasional

PSK Jerman Menuntut Supaya Tempat Usaha Mereka Dibuka Kembali

Prostitusi tidak membawa risiko infeksi yang lebih besar daripada layanan yang dekat dengan tubuh lainnya, seperti pijat, salon kosmetik

news.yahoo.com
PSK Jerman berunjuk rasa menuntut bordil dibuka kembali setelah ditutup sejak Maret lalu akibat pandemi corona 

Wartakotalive, Jakarta - Para pekerja seks komersial (PSK) berdemonstrasi di kawasan lampu merah Hamburg pada Sabtu malam menuntut agar rumah bordil Jerman diizinkan untuk dibuka kembali setelah penutupan selama berbulan-bulan untuk mengekang penyebaran virus corona.

Mereka menuntut diperlakukan yang sama dengan toko, restoran, dan bar yang sudah boleh dibuka kembali di negeri itu.

Namun, tempat prostitusi legal ternyata belum boleh dibuka kembali.

Para PSK mengatakan bahwa mereka dikucilkan dan kehilangan mata pencaharian mereka meskipun tidak memiliki risiko kesehatan yang lebih besar dibandingkan kegiatan usaha lainnya.

"Profesi tertua membutuhkan bantuanmu," begitu bunyi sebuah poster yang dipegang oleh seorang wanita di sebuah rumah bordil di Herbertstrasse, Hamburg, yang dibanjiri cahaya merah setelah gelap sejak Maret lalu.

Beberapa pengunjuk rasa mengenakan topeng teater sementara yang satu memainkan lagu-lagu rakyat dengan biola di jalan daerah lampu merah tersebut.

Para PSK yang lain berunjuk rasa dengan mengenakan topeng di balik kaca rumah bordil mereka.

Asosiasi PSK, yang mengorganisasi protes, mengatakan bahwa penutupan terus-menerus tempat yang berizin memaksa sejumlah PSK turun ke jalan, yang melanggar hukum, dan cara kerja yang jauh lebih berbahaya dan tidak higienis.

Organisasi itu berpendapat bahwa bordil dapat dengan mudah menerapkan langkah-langkah keamanan pandemi yang diadopsi oleh industri lain, termasuk penggunaan masker wajah, tempat yang berventilasi dan merekam rincian kontak pengunjung.

"Prostitusi tidak membawa risiko infeksi yang lebih besar daripada layanan yang dekat dengan tubuh lainnya, seperti pijat, salon kosmetik atau bahkan menari atau olahraga kontak," kata asosiasi itu dalam sebuah pernyataan, yang diberitakan news.yahoo.com, Senin, 13 Juli 2020.

"Kebersihan adalah bagian dari bisnis prostitusi," begitu kata asosiasi tersebut.

Penulis: Bambang Putranto
Editor: Bambang Putranto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved