Breaking News:

PSBB Tangerang

Pemkab Tangerang Simulasi Ojol Angkut Penumpang, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar Menyaksikan

Simulasi pengangkutan penumpang pada ojek online atau ojol. Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Bupati Tangerang, Tigaraksa.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Wito Karyono
Warta Kota/Andika Panduwinata
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyaksikan simulasi Ojol kembali diperbolehkan bawa penumpang 

WARTAKOTALIVE.COM, TIGARAKSA - Pemerintah Kabupaten Tangerang melakukan simulasi pengangkutan penumpang pada ojek online atau ojol. Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Bupati Tangerang, Tigaraksa.

Pada acara simulasi pengangkutan penggunaan Ojol tersebut, Sekda Kabupaten TangerangMaesyal Rasyid ditunjuk sebagai model penumpang. Ia lengkap menggunakan atribut Ojol seperti masker, pelindung rambut, hand sanitizer sebelum naik motor dan tidak lupa juga memakai helm.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan bahwa simulasi ini ntuk pelaksanaan pengangkutan penumpang dengan menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 di wilayah Kabupaten Tangerang.

Gubernur Banten Bikin Formulasi Ojol Bisa Angkut Penumpang

Penyandang Disabilitas di Jakarta Utara Rekam KTP Elektronik di Rumah Sendiri

Hasil simulasi ini akan dikaji secara tertulis oleh Dinas Perhubungan, BPBD, dan Dinas Kesehatan. Mereka mendegarkan masukan atau diskusi dengan para operator Ojol selanjunya akan dibahas di Gugus Tugas Protokol Kesehatan Provinsi Banten.

"Hari ini kita simulasi ojek online, selesai simulasi ini seluruh bahan-bahan seperti dokumentasi simulasi, hasil kajian akan kita berikan kepada Pemprov Banten. Sebagai pemberitahuan bahwa pelaksanaan simulasi ojek online sudah sesuai dengan protokol Covid-19," ujar Zaki, Senin (13/7/2020).

 "Kami minta izin nanti untuk kemudian membuka operasional ojek online dalam rangka mengangkut penumpang," sambungnya.

5 Fakta Terkait Penangkapan Artis HH, Ditangkap dalam Kondisi Telanjang Hingga Pengakuan Keluarga

Dirinya menegaskan kepada pengemudi Ojol untuk selalu perhatikan Protokol Kesehatan Covid-19. Harus berpakaian lengkap mulai dari helm, masker, jaket serta sarung tangan.

Kemudian juga ada protector sebagai pembatas antara pengemudi dan penumpang. "Pengemudi Ojol wajib mengingatkan penumpang membawa helm masing-masing, dan mengingatkan penumpang untuk memakai masker,” ucap Zaki.

Zaki menambahkan untuk penumpang paling tidak diberikan hand sanitizer atau memakai hand sanitizer sendiri sebelum naik ke motor.

Pemuda 30 Tahun Akhirnya Mati di RS Setelah Sok-sokan Hadir di Pesta Covid-19

Setelah itu baru boleh naik motor dan tadi hasil diskusi kemungkinan kalau ada salah satu yang kurang lengkap atau tidak memakai masker ataupun tidak memakai hand sanitizer yang disediakan bisa dibatalkan pemesanan ojek onlinenya tanpa denda.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved