Breaking News:

Virus Corona

Delapan Pesonel Dikerahkan untuk Sterilisasi Pasar Cempaka Putih Selama Tiga Hari

Imbas dari 41 pedagan yang positif covid-19 ini,pengelola pasar akan memperketat kembali pengawasan protokol kesehatan di area Pasar

Warta Kota/Joko Supriyanto
Sejumlah petugas damkar Jakarta Pusat tengah melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Cempaka Putih Jakarta Pusat menyusul 41 pedagang positif Covid-19. Senin (13/7). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pasar Cempaka Putih, Jakarta Pusa di tutup selama tiga hari mulai Senin (13/7/2020) hingga Rabu (15/70/2020). Penutupan pasar dilakukann setelaha diketahui 41 pedagang terkonfirmasi positif covid-19 dari hasil swab test minggu lalu.

Pantauan di lokasi, saat ini tidak ada aktivitas di pasar itu. Pintu masuk pasar pun juga telah ditutup untuk sementara. Sebuah spanduk pun juga telah dipasang sebagai informasi bahwa pasar ditutup sementara waktu dan akan kembali beroperasi normal pada Kamis (16/7/2020).

Sedangkan di area dalam pasar juga terlihat beberapa kios-kios yang biasanya ramai, kini nampak sepi. Petugas pun disigakan selama penutupan pasar itu.

Protokol Kesehatan Covid-19 Belum Diterapkan Maksimal di Pasar Cempaka Putih Jakarta Pusat

MPLS di SDN Rawa Badak Selatan 01, Siswa Baru Dikenalkan Guru hingga Tata Tertib

Kepala Pasar Cempaka Putih, Eko Purwanto, membenarkan bahwa pasar ditutup sementara waktu. Ia mengatakan penutupan ini sebagai langkah sterilisasi. Eko menyampaikan sebelumnya petugas kesehatan Puskemsas Kecamatan Cempaka Putih melakukan pemeriksaan swab pada 8 Juli 2020.

"Total ada 124 yang ikut swab test. Dari jumlah itu 41 pedagang dinyatakan positif Covid-19," ungkap Eko, Senin (13/7/2020). Menurut Eko saat ini para pedagang yang terkonfirmasi covid-19 itu telah menjalani isolasi mandiri di wilayah mereka masing-masing dengan pengawasan pihak Puskemas wilayahnya, sebab tidak semua pedagang berasal dari wilayah Cempaka Putih.

Ratusan Prajurit TNI AD Dikirim Lagi ke Papua Barat, Ini Alasannya

Bukan Persija, Ini Klub Terberat Menurut Gelandang Persib Kim Jeffrey Kurniawan di Liga 1 2020

Imbas dari 41 pedagan yang positif covid-19 ini, Eko menyampaikan akan memperketat kembali pengawasan protokol kesehatan di area Pasar, meskipun aturan itu telah dilakukan dilakukan sebelumnya. "Kalau protokol kesehatan sudah kami lakukan proses sosialiasi memberi himbauan memasang spanduk. Kami dari pihak pasar sudah menyediakan fasilitasi cuci tangan dan batas batas dari protokol kesehatan," ucapnya.

Sterilisasi

Sementara itu, selama penutupan, petugas melakukan sterilisasi areal pasar dengan menyemprotkan cairan disinfektan. Terlihat sejumlah petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat melakukan sterilisasi.

Penyemprotan dilakukan dari mulai kios-kios di dalam pasar hingga fasilitas umum yang ada di area Pasar, terutama fasilitas yang sering disentuh oleh pedagang maupun pengunjung.

Batik Diklaim China Padahal Asli Indonesia, Netizen Sarankan China Klaim Covid-19 Saja Jangan Batik

Hari Pertama MPLS Secara Daring, Perkenalan dengan Guru-guru Hingga Mendengarkan Dongeng

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat, Asril Rizal, mengatakan penyemprotan disinfektan di Pasar Cempaka Putih merupakan permintaan langsung dari Pasar Jaya.

"Tidak ada kendala saat melakukan proses penyemprotan disinfektan ini, sebab saat dilakukan penyemprotan kondisi Pasar tengah ditutup untuk sementara waktu, sebagai upaya sterilisasi," ungkap Asril.

Dalam proses sterilisasi, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat mengerahkan delapan personel. Asril menyebut penyemprotan disinfektan dilakukan secara berkala selama tiga hari.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Agus Himawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved