Timnas

Bima Sakti Terapkan Aturan Ketat, Pemain Timnas U-16 Dapat Denda Jika Kelebihan Berat Badan

Jika pada pelaksanaan TC pemain mengalami kenaikan berat badan, maka akan mendapatkan denda yang telah disepakati sebelumnya.

Penulis: Wahyu Septiana | Editor: Murtopo
media officer PSSI
Pelatih Timnas U-16 Indonesia, Bima Sakti saat melatih anak asuhnya di pemusatan latihan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pelatih kepala Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti menerapkan aturan ketat kepada pemainnya pada saat pelaksanaan pemusatan latihan atau training camp (TC).

Timnas U-16 sudah mulai melakukan TC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, sejak tanggal 6 Juli dan berakhir pada 29 Juli 2020.

Salah satu peraturan ketat yang diterapkan tim pelatih Timnas U-16 adalah persoalan berat badan pemainnya.

Jika pada pelaksanaan TC pemain mengalami kenaikan berat badan, maka akan mendapatkan denda yang telah disepakati sebelumnya.

Protokoler Kesehatan Ketat, 1 Pemain Timnas U-16 Diisolasi Gara-gara Tunjukkan Gejala Flu

Hukuman yang diberikan tim pelatih Timnas U-16 yaitu setiap pemain wajib membayarkan denda berupa uang Rp100 ribu dari besaran kenaikan berat badannya.

Bima menuturkan, seluruh pemainnya telah bersepakat mematuhi peraturan yang telah dibuat tim pelatih.

“Kami sepakat mereka (pemain) harus membayar denda Rp100 ribu per kilogram kenaikan berat badan. Namun, alhamdulillah, tidak ada yang berat badannya berlebihan," kata Bima Sakti.

Terapkan Protokoler Kesehatan Ketat, Timnas Indonesia U-16 Agendakan Rapid Test Lanjutan

Tim pelatih Timnas U-16 sudah mempunyai data berat badan pemain pada saat terakhir kali menjalani TC pada bulan Maret 2020.

Hasilnya, tidak ada peningkatan berat badan secara signifikan dari para pemain di Timnas U-16.

“Kami sudah mempunyai data berat badan mereka saat TC bulan Maret 2020. Ketika TC dimulai kembali, tak ada yang berlebihan," ucapnya.

Ini Calon Lawan Timnas U-16 Indonesia di Laga Uji Coba Sebelum ke Bahrain

Lebih lanjut, Bima menuturkan, aturan tersebut sengaja dibuat agar pemainnya bisa fokus dalam menjalani serangkaian TC yang telah dibuat Timnas U-16.

Aturan ketat diberikan agar pemainnya bisa fokus dalam menjalankan setiap instruksi yang diberikan tim pelatih Timnas U-16.

"Mereka menjalankan dengan baik setiap instruksi sehingga kondisi mereka tetap terjaga meski libur selama sekitar tiga bulan lebih,” pungkasnya.

Bima Sakti: Timnas U-16 Indonesia Terapkan Protokol Kesehatan yang Ketat di Dalam dan Luar Lapangan

Resa Aditya Nugraha dan kawan-kawan tetap diberikan asupan makanan yang bergizi pada saat pelaksanaan TC.

Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan juga tenaga para pemainnya saat berlatih di lapangan.

Pelaksanaan TC kali ini difokuskan untuk persiapan Timnas Indonesia U-16 dalam menatap kejuaraan Piala Asia U-16 2020 di Bahrain.

Nantinya, tim asuhan Bima Sakti itu berada di Grup D bersama Arab Saudi, Tiongkok, dan juara bertahan, Jepang.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved