Jumat, 24 April 2026

Pandemi Covid-19, Pedagang Hewan Kurban di Koja Kurangi Stok

Pandemi Covid-19 membuat pedagang hewan kurban yang berjualan di Jalan Anggrek, Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara mengurangi dagangannya.

Penulis: Junianto Hamonangan |
Warta Kota/Nur Ichsan
Tim dokter hewan dan petugas lapangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang melakukan monitoring dan pemeriksaan hewan kurban jelang perayaan Idul Adha, di salah satu lokasi penjualan hewan kurban di kawasan Kedaung Wetan, Senin (22/6/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, KOJA - Pandemi Covid-19 membuat pedagang hewan kurban yang berjualan di Jalan Anggrek, Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara mengambil langkah untuk mengurangi jumlah dagangannya.

Seorang pedagang, Usup (45) mengatakan pihaknya mengurangi jumlah kambing dan sapi yang dijual karena pandemi Covid-19 memberi dampak negatif terhadap daya beli masyarakat.

"Iya (dikurangin), zaman susah kayak gini. Lihat berita ada yang di-PHK, ada yang dipotong gajinya. Jadi dikurangin aja," ujar Ucup, Jumat (10/7/2020).

Ingin Membeli Hewan Kurban untuk Idul Adha? Ini Tipsnya, Salah Satunya Lihat Giginya

Ucup mengatakan jumlah kambing yang dijual sengaja untuk diturunkan dibanding tahun kemarin. Hal itu sebagai antisipasi kerugian yang ditimbulkan apabila menjual dalam jumlah normal.

"Kemarin itu bisa 50 ekor kambing, kalau sekarang palingan dikurangi cuman 30 ekor kambing aja lah," ucap Ucup.

Begitu pun halnya dengan sapi, Ucup sengaja tidak membawa dalam jumlah banyak dari daerah Probolinggo, Jawa Tengah. Menurutnya itu biaya yang ada bisa dikurangi agar berjalan maksimal.

Idul Adha Sudah Dekat, Sudin KPKP Jakarta Pusat Data Tempat Penampungan Hewan Kurban

"Sekarang saya cuman bawa 36 ekor sapi aja. Tahun lalu bisa lebih dari 50 ekor sapi," kata Ucup.

Ucup menuturkan dirinya baru akan berjualan secara intensif pada 24 Juli 2020 mendatang. Meski demikian dirinya sudah berjualan hewan kurban namun dengan jumlah belum maksimal.

"Seksrang sih masih persiapan. Kalau kelamaan juga yang ada malah biayanya jadi gede. Padahal laku belum tentu," ujar Ucup.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved