Breaking News:

Pemerkosaan

Kronologi Penangkapan Buronan Kasus Rudapaksa Remaja Putri di Serpong Utara

Penangkapan satu tersangka yang sempat buron itu dilakukan di kawasan Desa Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

Warta Kota/Rizki Amana
Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Muharam Wibisono (kiri) dan Kapolsek Pagedangan AKP Efri mengungkap adanya tersangka baru dalam kasus remaja putri dirudapaksa bergilir sampai tewas, setelah melakukan proses autopsi jenazah korban di Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Tanjung Periang, Kelurahan Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara, Rabu (17/6/2020. (Warta Kota/Rizki Amana) 

WARTAKOTALIVE.COM, SERPONG UTARA -Seluruh  pelaku rudapaksa secara bergilir dengan korban remaja putri OR (18) di Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah lengkap secara keseluruhan diamankan pihak Polsek Pagedangan.

Hal tersebut diungkapkan  Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang Selatan (Tangsel), AKP Muharam Wibisono Adipradono.

Menurutnya, penangkapan satu tersangka yang sempat buron itu dilakukan di kawasan Desa Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

Pemalak Sopir Truk di Jembatan Tiga Mampu Kantongi Rp 90 Ribu Dalam Sehari

Ada Tenaga Medis Positif Covid-19, RSUD Kalideres Ditutup Selama Sepekan

"Di wilayah Pagedangan memang masih di sekitar situ. Setelah berapa lama kita hunting, akhirnya berhasil diamankan," kata Muharam saat ditemui di Kampung Jawara Marga Jaya, Pakulonan, Serpong Utara, Tangsel, Kamis (9/7/2020).

Adapun pria yang baru tertangkap itu merupakan tersangka ke delapan dengan inisial R dari kasus pemerkosaan secara bergilir hingga menghilangkan nyawa korban.

Selain itu, Muharam menuturkan bahawa pihaknya telah mengantongi hasil autopsi pada tubuh jenazah OR.

Kasus Corona Masih Tinggi, Dokter Reisa: Ngga Usah Takut Berlebihan tapi Jangan Kelewat Santuy

Tiga Bulan Kepergian Glenn Fredly, Mutia Ayu: Aku Bawain Lagu Kesukaan Kamu, Semoga Kamu Suka ya

"Sudah semua, keseluruhan dari delapan pelakunya sudah diamankan dan juga hasil resmi dari keterangan tim forensik, dari lab resmi juga sudah keluar," jelasnya.

Diwartakan sebelumnya, delapan tersangka asal Desa Pagedangan, Kabupaten Tangerang tega merudapaksa seroang remaja putri secara bergilir.

Bejatnya, perlakuan itu dilangsungkan sebanyak dua kali di waktu yang berbeda oleh kedelapan tersangka tersebut.

Nahas, usai mendapati perlakuan itu OR mengalami sakit berat hingga meninggal dunia pada 17 Juni 2020 lalu.

Natalius Pigai Sebut Pencopotan Rieke Diah Pitaloka Hanya Alibi PDI Perjuangan

Halaman
123
Penulis: Rizki Amana
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved