Virus Corona

Jabar Pecahkan Rekor Tertinggi Kasus Corona, Klaim karena Pemindahan Alamat Pasien Jakarta ke Jabar

Penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Jawa Barat pada Kamis (9/7) memecahkan rekor yakni 962 kasus, biasanya tak sampai 200

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Ilustrasu: Ratusan warga di sekitar lokasi hajatan yang diisi aksi panggung Rhoma Irama di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Kabar, jalani tes rapid massal, Selasa (7/7/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, BANDUNG -- Penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Jawa Barat pada Kamis (9/7) memecahkan rekor, yakni 962 kasus, sehingga total kasus positif Covid-19 di Jabar menjadi 4.843.

Penambahan kasus positif Covid-19 harian ini lebih besar lima kali dari angka lonjakan tertinggi kasus positif di Jabar selama ini pada 4 Mei 2020, yang mencapai 196 kasus dan penambahan 177 kasus pada 20 Mei 2020.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar, Daud Achmad, mengatakan angka penambahan kasus positif Covid-19 tersebut, katanya, menjadi yang tertinggi sejak kasus pertama Covid-19 muncul di Jabar.

Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Jabar Meninggal, Ridwan Kamil Kian Bertekad Lawan Covid-19

Resepsi Pernikahan di Jabar Kembali Diizinkan Kecuali Bogor, Depok, Bekasi, Namun Tanpa Prasmanan

"Ini yang paling besar ya. Tapi untuk mengetahui asalnya dari kota atau kabupaten mana, masih kami lacak datanya dari mana saja," kata Daud di Gedung Sate, Kamis (9/7), saat ditanya apakah angka tersebut disumbang oleh klaster baru di salah satu instusi pendidikan kemiliteran di Bandung.

Daud mengatakan lonjakan-lonjakan kasus secara drastis di Jabar selama ini, biasanya memang disebabkan pengalihan alamat pasien sekaligus.

Contohnya lonjakan kasus pada 4 dan 20 Mei tersebut, disebabkan sejumlah pasien yang dirawat di Jakarta selama ini baru diketahui berdomisili di Jawa Barat, terutama Bodebek.

Agen Rahasia China, Menyusup Lewat Tawaran Petinggi Perusahaan Hingga Jebakan Perempuan Atraktif

"Lonjakan kasus yang dulu juga, itu karena ada warga Jabar yang positif dan dirawat di Jakarta, ternyata berdomisili di Jabar," ujarnya.

Walaupun di Jabar terjadi lonjakan angka kasus baru, secara kumulatif daerah yang menempati posisi pertama sebagai daerah dengan jumlah kasus positif Covid-19 terbanyak adalah Jawa Timur dengan 15.484 kasus, DKI Jakarta 13.488 kasus, Sulawesi Selatan 4.688, dan Jawa Tengah sebanyak 5.203 kasus. 

Seperti diketahui pemerintah menyatakan bahwa penularan virus corona yang masih terjadi di masyarakat menyebabkan kasus Covid-19 di Indonesia kembali bertambah.

KPK Apresiasi Kemendes Soal Penyaluran BLT Dana Desa

Informasi terbaru kasus Covid-19 ini disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers dari Graha BNPB pada Kamis (9/7/2020) sore.

Halaman
123
Editor: Wito Karyono
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved