Breaking News:

Kasus Suap

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Dugaan Suap dan Pungli THR di Kemendikbud dari UNJ

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya masih mendalami dan menyelidiki kasus ini, serta belum dapat menentukan ada tidaknya tersangka dal

Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Roma Hutajulu, bersama Kabid Humas PMJ dan Jubir KPK Ali Fikri saat konpers pelimpahan kasus suap dan pungli kemendikbud dari UNJ di Mapolda Metro, Sabtu (23/5/2020) lalu. 

Dalam penyelidikan kasus ini, penyidik tetap berkoordinasi dengan KPK yang memberikan supervisinya untuk perkembangan kasus ini," ujar Yusri.

Sebelumnya Yusri mengatakan pihaknya telah memeriksa dan meminta klarifikasi kembali terhadap 23 orang pegawai di Kemendikbud dan UNJ terkait kasus ini.

Dari 23 orang yang diperiksa dan dimintai klarifikasi itu, kata dia, diantaranya adalah 7 orang yang sempat diamankan KPK dan diserahkan ke Polda Metro Jaya, Kamis (21/5/2020) lalu.

Namun saat itu ke 7 orang itu dipulangkan sementara oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan dikenakan wajib lapor.

Sebab belum ditemukan unsur pidana dalam kasus ini, meski Polda Metro tetap terus mendalami dugaan kasusnya.

Ketujuh orang yang dipulangkan itu adalah Rektor Universitas Negeri Jakarta Komarudin, Kabag Kepegawaian UNJ Dwi Achmad Noor, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UNJ Sofia Hartati, Analis Kepegawaian Biro SDM Kemdikbud Tatik Supartiah, Karo SDM Kemdikbud Diah Ismayanti, Staf SDM Kemdikbud Dinar Suliya, dan Staf SDM Kemdikbud Parjono.

"Kemarin kita sudah lakukan klarifikasi tambahan kepada 7 orang terperiksa sebelumnya," kata Yusri beberapa waktu lalu.

"Lalu kita klarifikasi lagi satu pegawai dari Dikti Kemendikbud. Kemudian ada lagi 15 orang dari UNJ yang kita klarifikasi. Kelima belas orang itu adalah yang ikut rapimsus UNJ secara online," tambah Yusri.

Dari pemeriksaan semuanya yang totalnya 23 orang, kata Yusri, keterangan mereka telah dikumpulkan penyidik untuk bahan gelar perkara berikutnya.

"Hari ini rencananya kita lakukan gelar perkara kasus ini, setelah meminta klarifikasi semua pihak," kata Yusri.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved