Breaking News:

Film

Bioskop Sudah Dibuka Kembali, GPBSI Berharap Industri Film Indonesia Dapat Tumbuh Kembali

Djonny Syafruddin, Ketua Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia, menyambut baik Keputusan Menteri Kesehatan dan Surat Keputusan Bersama.

Penulis: Irwan Wahyu Kintoko | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Warta Kota/Alex Suban
Pengunjung menunggu pertunjukan film di Bioskop XXI di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Minggu (18/8/2019). Di masa kenormalan baru ini, operasional bioskop bisa dilakukan terhitung mulai 29 Juli 2020 secara serentak di seluruh Indonesia. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) menyambut baik keluarnya Keputusan Menteri Kesehatan RI No HK.01.07/Menkes/382/2020.

Keputusan menteri tersebut tentang protokol kesehatan bagi masyarakat di tempat dan fasilitas umum dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Keputusan Menteri Kesehatan itu dibuat bersama Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Bekraf Nomor 02/KB/2020.

Ilustrasi film.
Ilustrasi film. (wallpaperbetter.com)

Isi Surat Keputusan Bersama adalah tentang Panduan Teknis Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di bidang kebudayaan dan ekonomi kreatif dalam masa penetapan kedaruratan kesehatan masyarakat.

Djonny Syafruddin, Ketua Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia, menyambut baik Keputusan Menteri Kesehatan dan Surat Keputusan Bersama para menteri itu.

Menurut Djonny Syafruddin, seluruh pengusaha bioskop membutuhkan waktu dua hingga tiga minggu untuk menyiapkan implementasi penerapan protokol kesehatan yang dimaksud.

Bioskop di Jakarta Mulai Dibuka Lagi, Tempat Duduk Antarpenonton Dibuat Selang-Seling

Proses Produksi Hampir Selesai, Produser Berharap Film Sobat Ambyar Bisa Segera Diputar di Bioskop

"Para pelaku industri bioskop telah berdiskusi dan sepakat untuk dapat kembali melakukan kegiatan operasional bioskop," kata Djonny Syafruddin, Rabu (8/7/2020) pagi.

Operasional bioskop bisa dilakukan terhitung mulai 29 Juli 2020 secara serentak di seluruh Indonesia.

Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia mewakili para pengusaha bioskop yang terdiri dari Cinema XXI, CGV, Cinepolis, Dakota Cinema, Platinum dan New Star Cineplex.

Pengunjung menunggu pertunjukan film di Bioskop XXI di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Minggu (18/8/2019).
Pengunjung menunggu pertunjukan film di Bioskop XXI di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Minggu (18/8/2019). (Warta Kota/Alex Suban)

Djonny Syafruddin menyatakan, waktu persiapan tersebut akan dimanfaatkan untuk memastikan sejumlah hal terkait kembali beroperasinya bioskop di seluruh Indonesia.

Misalnya, persiapan materi komunikasi dan sosialisasi penerapan Protokol Kenormalan Baru di lingkungan bioskop.

Dilakukannya proses edukasi dan pelatihan internal terkait penerapan Protokol Kenormalan Baru di
lingkungan bioskop ke seluruh karyawan yang akan bertugas.

Film Sobat Ambyar Siap Diputar di Bioskop Indonesia, Ini Foto Adegan Perdana Film Karya Didi Kempot

Dua Film Garapan Hanung Bramantyo Ini Diputar di Bioskop Online Indonesia, Apa Saja Judulnya?

Dan, komunikasi ke rumah-rumah produksi terkait kesiapan film serta materi promosi yang akan
dilakukan setelah bioskop dapat kembali aktif beroperasi.

Djonny Syafruddin berharap, setiap persiapan dapat berjalan baik sehingga bioskop dapat kembali melakukan kegiatan operasional.

Dengan beroperasinya kembali bioskop, lanjut Djonny Syafruddin, dapat memberi kontribusi positif bagi pertumbuhan sektor ekonomi kreatif khususnya industri perfilman Tanah Air.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved