Breaking News:

Tak Mau Tenggelamkan Kapal Pencuri Ikan, Edhy Prabowo: Saya Enggak Mau Cari Panggung

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengungkapkan, sebanyak 53 kapal ikan ilegal telah ditangkap pihaknya tahun ini.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengungkapkan, sebanyak 53 kapal ikan ilegal telah ditangkap pihaknya tahun ini.

Edhy menjelaskan kapal asing yang melakukan penangkapan ikan secara ilegal itu kebanyakan terjadi di perairan Natuna.

"Kapal asing 53 itu bukan cerita, semua ada data."

Aktor Intelektual Penyerangan Tak Terungkap, Novel Baswedan Bakal Gugat Pemerintah

"Kalau kita mau hitung secara kuantitatif, jumlah kapal yang kita tangkap itu mungkin seminggu dua kapal," katanya dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi IV DPR di Jakarta, Senin (6/7/2020).

Namun, politikus Partai Gerindra tersebut ogah mencari popularitas dengan memberi informasi penangkapan terus-menerus.

Edhy juga menyebut kapal-kapal yang ditangkap tidak ditenggelamkan seperti gaya menteri sebelumnya.

PA 212 Siap Jihad Lindungi Ulama Agar Tak Bernasib Seperti Novel Baswedan

"Mengapa harus ditenggelamkan kalau masih punya nilai ekonomi?"

"Ada kampus jurusan perikanan yang butuh kapal untuk praktek," lanjut Edhy.

Dia menjelaskan, menenggelamkan kapal justru mengeluarkan anggaran yang tidak sedikit.

Diduga Sembunyikan Djoko Tjandra, Kuasa Hukum dan Ketua PN Jaksel Akan Dilaporkan ke Bareskrim

"Menenggelamkan kapal pasca-putusan pengadilan itu butuh biaya lagi, setidaknya perlu Rp 50 juta hingga Rp 100 juta."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved