Breaking News:

Satgas Tinombala Salah Tembak Dua Petani Kopi, 12 Personel dan Proyektil Peluru Diperiksa di Jakarta

Mabes Polri membeberkan kronologi insiden salah tembak yang diduga dilakukan tim Satgas Tinombala di KM 09 Poso, Sulawesi Tengah, 2 Juni 2020.

Tribunnews.com
Ilustrasi 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Mabes Polri membeberkan kronologi insiden salah tembak yang diduga dilakukan tim Satgas Tinombala di KM 09 Poso, Sulawesi Tengah, 2 Juni 2020.

Ada enam fakta yang ditemukan oleh kepolisian dalam insiden itu.

Dalam kasus ini, dua petani kebun kopi bernama Syarifudin (25) dan Firman (17) meninggal dunia setelah mengalami luka tembak.

Aktor Intelektual Penyerangan Tak Terungkap, Novel Baswedan Bakal Gugat Pemerintah

"Danpas Pelopor dan Karo Provost telah berkunjung ke Poso, Sulawesi Tengah."

"Untuk melakukan investigasi terhadap 12 anggota atau 1 tim yang pada saat itu bertugas mengamankan wilayah itu," kata Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Awi Setyono di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta, Senin (6/7/2020).

Dari hasil investigasi, pihaknya telah menarik 12 anggota Satgas Tinombala kembali ke Jakarta.

PA 212 Siap Jihad Lindungi Ulama Agar Tak Bernasib Seperti Novel Baswedan

Mereka akan menjalani pemeriksaan oleh Divisi Profesi dan Pengamanan Polri.

"Saat ini anggota tim sebanyak 12 orang Satgas Tinombala sudah ditarik dari daerah operasi ke Jakarta."

"Saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan oleh Biro Provost Divpropam Polri."

Diduga Sembunyikan Djoko Tjandra, Kuasa Hukum dan Ketua PN Jaksel Akan Dilaporkan ke Bareskrim

"Dan terkait dengan proyektil peluru saat ini sedang diperiksa oleh Puslabfor Bareskrim Polri," ungkapnya.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved