Breaking News:

Berita Jakarta

Ratusan Pengunjung Top One Disekap Pengelola Tujuh Jam, Lampu Dipadamkan dan Dikunci dari Luar

Penggerebekan Diskotek Top One Berlangsung Dramatis, Ratusan Pengunjung Top One Disekap Pengelola Tujuh Jam, Lampu Dipadamkan dan Dikunci dari Luar

Wartakotalive.com/Desy Selviany
Pengunjung diskotek Top One didata karena ketahuan melanggar PSBB Jumat (3/7/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Penggerebekan yang dilakukan Satpol PP Jakarta Barat dan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta di Diskotek Top One pada Jumat (3/7/2020) berlangsung dramatis.

Tidak hanya berhasil membuktikan pelanggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB), petugas juga menyelamatkan ratusan pengunjung yang kedapatan disekap pihak pengelola Top One.

Hal tersebut diutarakan Wanda, salah satu pengunjung Top One yang berhasil lolos dari penyekapan.

Warga Bintaro, Pesanggrahan itu mengaku putus asa lantaran selama lebih dari tujuh jam, tepatnya sejak pukul 03.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB harus berdiam diri di dalam gedung Top One.

Wanda bersama ratusan pengunjung Top One lainnya tidak diperbolehkan meninggalkan gedung karena pihak pengelola Top One melarang.

Pihak pengelola menyebut ada razia yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) ketika dirinya tengah berpesta.

"Jadi dibilang (pengelola Top One) ada razia BNN, kita semua dikumpulin di tangga darurat, lampu-AC semua dimatiin, gelap gulita," ungkap Wanda dihubungi pada Senin (6/7/2020).

Keluhan panas dan pengap yang dilontarkan katanya dimentahkan pihak pengelola.

Mereka bersikukuh untuk mengunci mereka di tangga darurat hingga matahari terbit.

Wanda mengaku tidak berdaya atas kejadian tersebut, terlebih seluruh ponsel milik pengunjung katanya disita oleh pihak keamanan Top One.

Halaman
1234
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved