Breaking News:

Operasi Tangkap Tangan

OTT KPK Kasus Jual Beli Proyek, Bupati Indramayu Nonaktif Supendi Divonis 4,5 Tahun Penjara

Supendi, Bupati Indramayu nonaktif, divonis 4,5 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung dalam kasus jual beli proyek.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bupati Indramayu Supendi menggunakan rompi oranye dan tangan diborgol, seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (16/10/2019) dini hari. Majelis Hakim PN Bandung, Selasa (7/7/2020), memvonis Supendi 4,5 tahun penjara dalam kasus jual beli proyek pembangunan di Kabupaten Indramayu. 

Sopir bupati kemudian mengantarkan uang ke rumah dinas bupati lewat pintu belakang.

 Gerindra Bakal Masuk Pemerintahan Jokowi, PKB: Datang Belakangan Masa Duduknya di Depan?

Setelah memantau dan memastikan ada penyerahan uang dari CAS kepada Sudirjo (SJ) selaku sopir bupati sebagai perantara penerima uang, KPK mengamankan beberapa orang di tempat berbeda.

Setelah berhasil mengamankan delapan orang yang dilakukan pemeriksaan di Gedung KPK, empat orang akhirnya ditetakan sebagai tersangka.

Mereka adalah Bupati Indramayu Supendi, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Omarsyah, dan Kepala Bidang Jalan di Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Wempy Triyono.

 Setelah TNI AU, Kementerian Pertahanan Beli 10 Pikap Esemka, Sanggup Melaju di Jalan Tak Beraspal

Ketiganya dijadikan tersangka penerima suap.

Sedangkan tersangka pemberi suap adalah Carsa AS.

Dia kerap memberikan 'upeti' untuk bupati dan juga kepala dinas, untuk mendapatkan proyek di Indramayu.

 Polisi Ungkap Ciri Khas Aksi Teror Kelompok JAD, Kasih Kabar di Media Sosial Sebelum Lakukan Amaliah

Total ada 7 proyek yang digarap perusahaan Carsa AS dengan nilai kontrak mencapai Rp 15 miliar.

Supendi diduga menerima suap sebanyak Rp 200 juta sebagai pelicin pengaturan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu tahun 2019.

Supendi merupakan Bupati Kabupaten Indramayu yang baru beberapa bulan dilantik, menggantikan Bupati Kabupaten Indramayu periode 2016-2021 yang mengundurkan diri.

 Dua Mahasiswa Mengaku Dianiaya Oknum Polisi di Sekitar DPR, Lapor ke Propam Tanpa Bukti Visum

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved