Breaking News:

Buronan Kejaksaan Agung

Kuasa Hukum Djoko Tjandra dan Ketua PN Jaksel Dipolisikan, Kasusnya Mirip Pengacara Setya Novanto

Dewan Pembina Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono, melaporkan kuasa hukum Djoko Tjandra.

Editor: Yaspen Martinus
kompas.com
Terdakwa kasus cessie Bank Bali, Djoko S Tjandra, saat tuntutan pidana dibacakan jaksa penuntut umum Antasari Azhar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 31 Juli 2008. 

"Kalau tuduhannya pasal 221 melindungi dan menyembunyikan buronan, ada beberapa hal yang perlu saya klarifikasi."

DPR Minta Kementan Teliti Lebih Lanjut Kalung Antivirus Corona, Jangan Diproduksi Massal Dahulu

"Tim kami bawa ke PN, ini tempat umum. Semua orang bisa bertemu dan melihat."

"Kalau menyembunyikan kan banyak orang yang melihat di PN ini," tambahnya.

Di sisi lain, pihak Kejaksaan masih mencari keberadaan terpidana kasus korupsi cessie Bank Bali, Djoko Tjandra.

PN Jaksel Seharusnya Hentikan Sidang PK Djoko Tjandra karena KTP WNI Tidak Sah dan Beda Tahun Lahir

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasipdsus) Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Ridwan Ismawanta mengaku sudah mengirimkan surat permohonan penerbitan red notice kepada interpol.

"Kalau red notice kami mesti menunggu dari interpol."

"Kemarin sudah ada permohonan kembali tinggal menunggu penerbitannya," kata dia, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (6/7/2020).

KPAI Sebut 15-20 Persen Peserta Apel Siaga Ganyang Komunis Anak-anak, Ada yang Berbagi Isapan Rokok

Semula, pada Senin kemarin, dijadwalkan sidang beragenda pembacaan permohonan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan oleh Djoko Tjandra.

Namun, Djoko tidak hadir di ruang sidang.

Tim kuasa hukum Djoko mengatakan kliennya sedang menderita sakit.

UPDATE 6 Juli 2020: RS Wisma Atlet Rawat 690 Pasien Positif Covid-19, di Pulau Galang Sisa 15 Orang

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved