Breaking News:

Ingin Perempuan Jadi Nelayan, Edhy Prabowo:Kalau Sudah Bisa Mencangkul, Melaut Lebih Mudah

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mendorong kaum perempuan menggeluti profesi nelayan.

Editor: Yaspen Martinus
istimewa
Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo menyanyi, berselfie dengan para mahasiswa, dan membagi voucher. Saat menjadi pembicara seminar "Menata Kebangkitan Indonesia sebagai Negara Maritim" di Kampus Merah Putih Moestopo, Senayan Jakarta, Sabtu (7/3/2020). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mendorong kaum perempuan menggeluti profesi nelayan.

Hal itu disampaikan dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi IV DPR di Jakarta, Senin (6/7/2020).

"Kita sudah koordinasi dengan Bintang Puspayoga (Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak)."

Tak Ada Seleksi Gara-gara Covid-19, HUT ke-75 RI Pakai Anggota Paskibraka Tahun Lalu

"Kita ingin perempuan jadi nelayan juga, nyari ikan," terang Edhy.

Edhy meyakini perempuan juga tidak bisa dipandang sebelah mata soal menjaring ikan.

"Kalau sudah bisa mencangkul saja, saya kira melaut hal yang lebih mudah," paparnya.

UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia 6 Juli 2020: Tambah 1.209, Total Pasien 64.958 Orang

Perempuan berprofesi sebagai nelayan di Indonesia belum mendapat pengakuan karena dianggap beban kerja yang ekstra berat.

Perempuan nelayan juga tanpa ada jaminan kehidupan yang jelas.

Menurut Undang-undang 7/2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan dan Petambak Garam, perempuan masih dikelompokkan sebagai bagian dari rumah tangga nelayan.

Mensesneg: Progress Kabinet Berjalan Bagus, Jangan Ributkan Reshuffle Lagi

Perempuan nelayan adalah profesi berbeda dan membutuhkan pengakuan khusus.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved