Breaking News:

Pemanggilan Rhoma Irama Terkait Kerumunan Massa di Acara Khitanan di Pamijahan Belum Dilakukan

“(Pemanggilan Rhoma Irama) Belum, kita dalami dulu. Nanti, tunggu perkembangan,” kata AKBP Roland Ronaldy,

istimewa/TribunnewsBogor.com
Penyanyi Rhoma Irama tetap manggung di Pamijahan, Kabupaten Bogor meski sempat dilarang karena Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional, Minggu (28/6/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR --- Tidak tertutup kemungkinan, pihak kepolisian Polres Bogor akan memanggil Raja Dangdut Rhoma Irama terkait kerumunan dalam acara khitanan yang melibatkan dirinya di Pamijahan, Kabupaten Bogor.

Ketika ditanya soal rencana pemanggilan Rhoma, Kapolres Bogor, AKBP Roland Ronaldy, mengatakan, sementara ini masih belum dilakukan.

Dia menjelaskan bahwa penyelidikan terhadap munculnya kerumunan masyarakat di wilayah zona merah serta di tengah PSBB Proporsional di Bogor ini masih berlanjut.

“(Pemanggilan Rhoma Irama) Belum, kita dalami dulu. Nanti, tunggu perkembangan,” kata AKBP Roland Ronaldy, saat ditemui TribunnewsBogor.com di Sukajaya, Kabupaten Bogor, Senin (6/7/2020).

Sementara ini, kata Roland, penyidik sudah memeriksa enam orang yang terlibat kerumunan dalam acara khitanan yang melibatkan aksi panggung Rhoma Irama.

Roland menjelaskan keenam orang yang diperiksa ini diantaranya adalah keluarga dari pemilik hajat khitanan, Abah Surya Atmaja.

“Iya, dari pihak keluarga,” kata AKBP Roland Ronaldy

Rapid test massal

Sementara itu, sedianya Selasa (7/7/2020) besok, seluruh warga Pamijahan, Kabupaten Bogor, yang terlibat kerumunan masa dalam acara panggung Rhoma Irama sedianya akan menjalani rapid tes Covid-19 massal.

Untuk mendukung pelaksanaan tes covid massal itu, Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sebanyak 300 sampai 500 alat rapid test.

Halaman
12
Penulis: Dedy
Editor: Dedy
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved