Breaking News:

Virus Corona

Mardani Ali Sera Khawatir Kalung Antivirus Corona Bikin Indonesia Jadi Bahan Tertawaan Dunia

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengaku khawatir temuan tersebut dapat menjadi bahan tertawaan dunia.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/REYNAS ABDILA
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pamerkan kalung minyak kayu putih. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengklaim kalung kayu putih produk Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) mampu membasmi Covid-19.

Merespons itu, Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengaku khawatir temuan tersebut dapat menjadi bahan tertawaan dunia.

Menurutnya, hal itu bisa terjadi apabila uji klinis dan uji publik belum dilakukan oleh Kementan, namun kalung tersebut sudah diproduksi secara massal.

Aktor Intelektual Penyerangan Tak Terungkap, Novel Baswedan Bakal Gugat Pemerintah

"Jika uji klinis dan uji publik oleh para pakar belum dilakukan dan ada klaim sepihak, saya khawatir kita jadi bahan tertawaan publik dunia," ujarnya ketika dihubungi Tribunnews, Senin (6/7/2020).

Mardani menegaskan, usaha yang dilakukan Kementan layak diapresiasi.

Namun, salah satu kekuatan sains itu ada pada keandalan metodologinya.

PA 212 Siap Jihad Lindungi Ulama Agar Tak Bernasib Seperti Novel Baswedan

Oleh karena itu, dia mengusulkan agar Balitbangtan berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait, sebelum memproduksi massal kalung antivirus Corona itu.

"Bagus sekali jika Balitbangtan sebelum merilis (kalung antivirus Corona) berkoordinasi dengan Balitbangkes dan lembaga rujukan."

"Serta akademisi seperti Eijkman dan beberapa kampus yang sedang melakukan penelitian topik yang sama," kata dia.

Diduga Sembunyikan Djoko Tjandra, Kuasa Hukum dan Ketua PN Jaksel Akan Dilaporkan ke Bareskrim

"Karena mengambil proses untuk mendapatkan antivirus perlu melalui prosedur dan uji kelayakan yang panjang dengan metode dan kontrol yang ketat," papar Mardani.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved