Virus Corona Jabodetabek

DKI Jakarta Tambah 3.000 ASN untuk Mengawasi Masyarakat di Pasar Tradisional

Pemprov DKI Jakarta menambah 3.000 aparatur sipil negara (ASN) menjadi 5.000 orang di sejumlah pasar yang dikelola Perumda Pasar Jaya.

Warta Kota/Desy Selviany
Ilustrasi suasana lantai dasar Pasar Kopro atau Pasar Tomang Barat, Jakarta Barat, saat dibuka kembali Kamis (2/7/2020) 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta menambah 3.000 aparatur sipil negara (ASN) menjadi 5.000 orang di sejumlah pasar yang dikelola Perumda Pasar Jaya di Ibu Kota Jakarta.

Sebanyak 5.000 pegawai dari berbagai satuan kerja perangkat daerah (SKPD) ini, ditugaskan untuk mengawasi dan menindak masyarakat yang mengabaikan pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19 di pasar.

Hal itu tertuang dalam Surat Tugas Sekretaris Daerah Nomor 554/-081.

Isi surat itu tentang Pemantauan Kegiatan Pengawasan dan Penindakan Aktivitas Masyarakat Selama Pembatasan Sosial Berskala Besar Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif.

Surat itu diterbitkan Sekda DKI Jakarta Saefullah pada 1 Juli 2020.

Dilematis, Ribuan ASN sebagai Pengawas Pasar di Jakarta Berisiko Terhadap Penularan Covid-19

833 Pedagang di Pasar Tradisional Positif Covid-19, 35 Orang Meninggal, Paling Banyak di Jakarta

Berdasarkan data yang diperoleh, 5.000 ASN itu bertugas mengawasi 151 pasar yang tersebar di Jakarta.

Rinciannya, 38 pasar di Jakarta Pusat, 32 pasar di Jakarta Timur, 28 pasar di Jakarta Barat, 27 pasar di Jakarta Utara dan 26 pasar di Jakarta Selatan.

ASN yang dikerahkan itu orang-orang yang berumur di bawah 50 tahun dan bertubuh sehat.

Menurut Saefullah, mereka melaksanakan pemantauan kegiatan pengawasan dan penindakan aktivitas masyarakat selama PSBB pada masa transisi.

Melalui surat itu, Saefullah meminta ASN yang ditugaskan tidak memiliki faktor komorbiditas seperti penyakit jantung, diabetes, asma dan penyakit penyerta lainnya, serta tidak dalam kondisi hamil.

“Surat tugas ini berlaku mulai tanggal 6 Juli 2020 dengan berakhirnya masa transisi PSBB,” ujar Saefullah, Senin (6/7/2020).

4 Orang Positif Virus Corona, Pasar Glodok Ditutup Selama 3 Hari dan Berakhir Sabtu 4 Juli 2020

VIDEO: Pasar Slipi Mulai Dijaga di PSBB Transisi, Satpol PP Tindak 300 Warga Tidak Pakai Masker

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta melepas 2.000 ASN sebagai petugas pengawasan dan penindakan kegiatan masyarakat selama PSBB masa transisi menuju masyarakat sehat, aman, dan produktif.

Secara seremonial, upacara penyematan tanda slempang lengan petugas pengawas dan penegak PSBB masa transisi itu digelar di Halaman Balai Kota Jakarta, Selasa (23/6/2020).

“Saya ingin sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah bersedia menjadi bagian yang secara aktif menjaga amanat Instruksi Sekda Nomor 51 Tahun 2020 tentang pengawasan dan penindakan kegiatan masyarakat selama PSBB,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved