Pemerintahan Jokowi

Jokowi: Mari Kita Buktikan di Tahun 2045 Indonesia Mampu Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi

Jokowi mengajak para rektor yang tergabung dalam Forum Rektor Indonesia, memanfaatkan bonus demografi untuk mencetak generasi muda unggul.

Editor: Yaspen Martinus
Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev
Presiden Jokowi memberikan sambutan dalam pembukaan Forum Rektor Indonesia yang digelar secara virtual, Sabtu (4/7/2020). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak para rektor yang tergabung dalam Forum Rektor Indonesia, memanfaatkan bonus demografi untuk mencetak generasi muda unggul.

Ajakan presiden tersebut disampaikan dalam pembukaan Forum Rektor Indonesia yang digelar secara virtual, Sabtu, (4/7/2020).

"Mari kita manfaatkan puncak bonus demografi saat ini untuk mencetak generasi muda yang unggul, untuk membangun Indonesia maju," kata Presiden.

INI 6 Kriteria Calon Kapolri yang Cocok Gantikan Idham Azis Menurut Politikus Partai Demokrat

Menurut Presiden, 25 tahun lagi Indonesia sudah akan menginjak satu abad.

Ia berharap di usia ke-100 tahun nanti, Indonesia tidak terjebak menjadi negara dengan penghasilan menengah atau middle income trap.

"Mari kita buktikan di tahun 2045 nanti Indonesia mampu menjadi negara berpenghasilan tinggi yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," ujar Presiden.

3 Juli 2020, Jawa Timur Kembali Sumbang Pasien Baru Covid-19 Terbanyak, Jakarta di Posisi Ketiga

Presiden meminta pendidikan tinggi memberikan perhatian besar kepada kesehatan fisik dan mental mahasiswa.

Salah satunya dengan membangun karakter mahasiswa yang cinta tanah air dan memang teguh Pancasila.

Selain itu, Presiden meminta suasana kampus tempat mahasiswa menimba ilmu harus memperkokoh kebangsaan, menghargai kebhinnekaan, serta berintegritas tinggi dan antikorupsi.

Ketua Fraksi PKS: Kalau Marah-marah Doang Tidak Ada Tindak Lanjut Bisa Disimpulkan Hanya Gimik

"Serta penuh toleransi dan menghargai demokrasi," ucapnya.

Presiden juga meminta para rektor untuk memfasilitasi para mahasiswanya agar bisa belajar kepada siapapun.

Mahasiswa tidak hanya belajar kepada dosen, tapi juga kepada para pakar dan pelaku industri.

Wacana Perombakan Kabinet, PAN Tegaskan Tak Sodorkan Nama Calon Menteri kepada Jokowi

"Mahasiswa tidak hanya belajar kepada dosen tapi juga mahasiswa belajar kepada pelaku industri."

"Kepada wirausahawan, kepada praktisi pemerintahan, kepada praktisi hukum dan kepada para pelaku lapangan lainnya," tuturnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved