Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Cerita Kesultanan Banten Tak Pernah Pudar, Kini Tercatat Nihil Covid-19

Pada 7 Juni 2020 tempat wisata tersebut kembali dibuka. Meski ramai diknjungi wisatawan hinggai saat ini masih nihil kasus virus corona.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Gubernur Banten Wahidin sedang meninjau pengerjaan perluasan jalan yang bakal menjadi akses ke kawasan Kesultanan Banten. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Keharuman Kesultanan Banten hingga saat ini masih tercium. Kisah Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati  dan anaknya, Maulana Hasanuddin menyebarkan agama Islam di Banten, Jawa Barat menjadi daya tarik wisatawan untuk melihat Kesultanan Banten.

Kesultanan Banten yang berada di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten ramai dikunjungi setiap hari bahkan pada akhir pekan.

Namun, pandemi Covid-19 membuat tempat wisata religi tersebut ditutup. Padahal di Kecamatan Kasemen belum ada warganya yang terpapar Covid-19.

Cristiano Ronaldo Sebut Ashley Cole sebagai Pemain Belakang Terulet yang Pernah Dihadapi

Bung Kusnaeni Anggap Masalah TC Timnas Indonesia Perkara Simpel, Dukung Shin Tae Yong

Pada 7 Juni 2020 tempat wisata tersebut kembali dibuka. Meski ramai diknjungi wisatawan hinggai saat ini masih nihil kasus virus corona.

Padahal, pandemi Covid19 sudah terjadi hampir empat bulan dan menyebar ke seluruh wilayah di Indonesia.

Sementara di lima kecamatan lainnya di Ibu Kota Provinsi Banten ini sudah mengonfirmasi adanya kasus Covid19.

Kelimanya yakni Serang ada 11 kasus, Taktakan 3 kasus, Curug 3 kasus, Walantaka 1 kasus, Cipocok Jaya 8 kasus.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 Kota Serang W Hari Pamungkas mengatakan, masih nihilnya Kecamatan Kasemen karena memang belum ditemukan kasus meski sudah melakukan rapid test massal.

"Rapid test sudah dilakukan, yang reaktif juga hasil swabnya enggak ada yang positif. Memang tidak ada penularan untuk wilayah Kasemen," ujar Hari saat dikonfirmasi Kompas.com via WhatsApp, Sabtu (20/7/2020).

Dijelaskan Hari, setiap ada kasus baru, tim gugus tugas langsung melakukan pelacakan untuk memutus mata rantai penyebaran.

Halaman
12
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved