Minggu, 10 Mei 2026

Persija Jakarta

Mimpi Maman Abdurrahman yang Belum Terwujud, dan Penyesalan Terbesarnya

Mimpi Maman Abdurrahman belum sempurna, dan menjadi penyesalannya sampai sekarang. Dia berharap para juniornya bisa melengkapi mimpinya.

Tayang:
Penulis: Wahyu Septiana |
IDN Times
Maman Abdurahman 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Masih ada impian Maman Abdurrahman yang belum terwujud, dalam kariernya di dunia sepak bola.

Menurut pemain bertahan Persija Jakarta ini, sebagai seorang pemain profesional, tujuan utama para pesepakbola adalah membantu timnya memperoleh gelar juara. Itu pula yang diinginkan Maman.

Bek senior Persija Jakarta, Maman Abdurrahman, saat menjuarai Liga 1 2018
Bek senior Persija Jakarta, Maman Abdurrahman, saat menjuarai Liga 1 2018 (Media Persija)

Lho, bukannya Maman sudah memberikan gelar juara bagi Persija Jakarta?

Benar, bek berusia 38 tahun turut andil dalam kemenangan Persija Jakarta menjuarai Liga 1 2018.

Namun gelar juara tersebut masih satu-satunya yang didapatkannya, di kategori klub profesional.

Sementara untuk kategori individu, pencapaian terbaik Maman ilah gelar Pemain Terbaik Liga Indonesia pada tahun 2006.

Gelar tersebut didapatkan Maman Abdurrahman setelah tampil gemilang bersama PSIS Semarang, dan mengantarkan klub Semarang itu ke posisi runner up di akhir musim tersebut.

Berbagai prestasi lain juga sudah didapatkan pemain kelahiran Jakarta, 5 Desember 1982 itu ,bersama klub yang dibelanya.

Timnas

Hanya saja semuanya itu belum melengkapi mimpi Maman, karena ada satu hal yang belum pernah dirasakan Maman Abdurrahman saat memperkuat Timnas Indonesia.

Pemain berusia 38 tahun itu belum pernah mengantarkan Timnas Indonesia meraih gelar juara, di berbagai ajang yang diikuti.

Maman memang sudah pernah memperkuat Timnas Indonesia dalam berbagai kompetisi, yakni Piala AFF, Piala Asia, kualifikasi Piala Dunia dan Olimpiade.

Namun, semua itu terasa hampa, karena belum berhasil mengantarkan tim Merah Putih meraih prestasi membanggakan di level internasional.

Prestasi terbaiknya bersama Timnas Indonesia hanya mengantarkan skuad Garuda ke posisi runner up di Piala AFF 2010.

Tentu hal itu belum lengkap dalam karier sepak bola yang dijalaninya selama ini.

Penyesalan terbesar

Dikutip dari laman klubnya, Maman menilai kegagalan memberikan gelar juara bagi Timnas Indonesia adalah penyesalan terbesarnya selama ini.

“Satu impian yang belum terwujud sekaligus kegagalan terbesar saya adalah tak pernah membawa Timnas Indonesia juara," kata Maman Abdurrahman, Sabtu (4/7/2020).

Maman memiliki harapan besar para juniornya bisa meneruskan impiannya itu, dan bisa memberikan gelar juara bagi Timnas Indonesia.

"Semoga generasi penerus saya di Timnas Indonesia bisa meraih prestasi lebih baik,” tutup mantan pemain Persib Bandung tersebut.

Maman Abdurrahman Mengidolakan Nur Alim Karena Ketangguhannya Di Lapangan

Gaya Maman Abdurrahman di Lapangan ini Bikin Bek Persija Jakarta Al Hamra Hehanussa Jadikan Panutan

Game Online Isi Waktu Luang, Bek Persija Jakarta Rezaldi Hehanussa Tetap Prioritaskan Sepakbola

Timnas Indonesia U-19 Masih Jalani TC Virtual, PSSI Masih Tunggu Kehadiran Shin Tae-yong

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved