MotoGP

Danilo Petrucci Ditempatkan di Tim Satelit KTM karena Mereka Ingin Membentuk Dua Tim yang Sama Kuat

KTM ingin membentuk dua tim yang digdaya di MotoGP 2021. Hal itu yang membuat mereka menempatkan Danilo Petrucci di tim satelit.

Penulis: Merdi Iskandar | Editor: Merdi Iskandar
MotoGP
Pebalap Red Bull KTM Tech3, Miguel Oliviera. Pada tahun 2021 dia akan membela tim utama KTM, yaitu Red Bull KTM Factory Racing. 

KTM ingin membentuk dua tim yang digdaya di arena balap sepeda motor MotoGP 2021.

Hal itu yang membuat pabrikan sepeda motor asal Austria itu menempatkan Danilo Petrucci di tim satelit mereka, Red Bull KTM Tech3.

Petrucci dipastikan meninggalkan tim pabrikan Ducati, Mission Winnow Ducati Team, dan bergabung dengan KTM mulai musim depan.

Mission Winnow Ducati Team, Danilo Petrucci.
Mission Winnow Ducati Team, Danilo Petrucci. (motorsport.com)

Posisinya di tim pabrikan asal Italia itu tergusur oleh Jack Miller, yang sebelumnya membela tim satelit Ducati, Pramac Racing.

Jika melihat jejak karier dan pengalaman Petrucci, pebalap asal Italia berusia 29 tahun itu membela tim utama KTM, yaitu Red Bull KTM Factory Racing.

Namun, oleh KTM dia justru ditempatkan di Red Bull KTM Tech3.

Keputusan KTM itu sangat mengejutkan, karena sebelumnya Petrucci digadang-gadang bakal menggantikan Pol Espargaro di tim pabrikan KTM.

Mulai musim depan Espargaro akan membela tim Repsol Honda.

KTM lebih memilih mempromosikan Miguel Oliviera dari Red Bull KTM Tech3 untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Espargaro.

Pebalap berusia 25 tahun ini akan menjadi rekan satu tim Brad Binder.

Sementara Petrucci akan menemani Iker Lecuona di tim Red Bull KTM Tech3 pada tahun depan.

Herve Poncharal dan Pol Espargaro.
Herve Poncharal dan Pol Espargaro. (MotoGP)

Keputusan KTM menaruh Petrucci di tim satelit itu sempat membuat terkejut Herve Poncharal, pemimpin tim Red Bull KTM Tech3.

Katanya, dengan pengalaman yang dimilikinya, seharusnya Petrucci tidak berada di tim satelit.

Belakangan Direktur KTM, Pit Beirer, menjelaskan bahwa pihaknya tengah membangun dua tim yang sama kuatnya, sehingga mereka memutuskan pebalap berpengalaman seperti Petrucci di tim satelit.

KTM juga menjanjikan tim satelit akan mendapatkan sepeda motor yang kualitasnya nyaris setara dengan sepeda motor yang dipakai tim utama.

“Pit memberitahu saya, jika kita menjalankan rencana ini, apakah kamu akan senang? Saya berkata, kami memiliki empat pebalap yang sama bagusnya pada tahun 2021. Saya percaya keempatnya akan saling membantu dan menciptakan suasana positif. Pada akhirnya, kenapa tidak?” kata Poncharal, seperti dikutip Crash.net.

Pebalap Red Bull KTM Factory Racing, Pol Espargaro, dan pemimpin timnya, Pit Beirer. Beirer mengaku bahagia meski akan ditinggal pebalap andalannya itu.
Pebalap Red Bull KTM Factory Racing, Pol Espargaro, dan pemimpin timnya, Pit Beirer. Beirer mengaku bahagia meski akan ditinggal pebalap andalannya itu. (speedweek.com)

“Lalu, saya berbicara dengan Danilo dan menjelaskan kepadanya supaya dia tidak merasa turun kelas dari tim pabrikan ke tim satelit. Pit menjelaskan tidak ada perbedaan teknis pada kedua tim ini dan kami akan mewujudkannya,” tambahnya.

Strategi KTM menempatkan pebalap berpengalaman seperti Petrucci di tim satelit akan membuat dua tim yang menggunakan sepeda motor buatan mereka itu akan memiliki kekuatan yang setara, sehingga mereka diharapkan bisa mengganggu dominasi Honda dan Yamaha di kejuaraan MotoGP.

“Untuk tim secara keseluruhan, ini akan bagus. Ini menunjukkan bagaimana Pit ingin ada empat pebalap pabrikan KTM. Jika dia menaruh pebalap paling berpengalaman dan paling cepat di tim satelit, itu artinya keempat motor punya level yang setara, tidak ada tim A dan tim B,” tutur Poncharal.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved