Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Berlakukan New Normal Selama Sebulan

Bila pada kecamatan atau kelurahan ditemukan kasus positif Covid -19 maka diberlakukan pembatasan sosial berskala mikro.

Warta Kota/Muhammad Azzam
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI--- Pemerintah Kota Bekasi memberlakukan adaptasi tatanan hidup baru selama satu bulan kedepan. Mulai 3 Juli sampai dengan 2 Agustus 2020.

Keputusan pemberlakukan ini berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Bekasi Nomor : 300/ Kep.396-BPBD/ VII/ 2020 Tentang Adaptasi Tatanan Hidup Baru Masyarakat Produktif Aman Corona Virus Disease (COVID-19) di Kota Bekasi tanggal 2 Juli 2020.

Dalam keterangannya, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan pemberlakuan itu dalam rangka percepatan penanganan Corona Virus Disease atau Covid-19 sekaligus mensinergikan aspek kesehatan sosial dan ekonomi

"Jadi adaptasi ini tetap memperhatikan protokol kesehatan juga aspek ekonomi," katanya, pada Jumat (3/7/2020).

PSSI Pastikan Kompetisi Berlanjut, PT LIB Siap Berikan Subsidi ke Klub Liga 1 dan Liga 2

Gian Zola dan Beckham Putra Senang Bisa Setim di Persib Bandung

Ada beberapa poin penting yang harus dipahami dan dilaksanakan, Rahmat menerangkan apabila selama dalam pelaksanaan adapatasi tatanan hidup baru (ATHB) mulai 3 Juli hingga 2 Agustus 2020.

Bila pada kecamatan atau kelurahan ditemukan kasus positif Covid -19 maka diberlakukan pembatasan sosial berskala mikro.

"Jika di wilayah itu ada kasus positif, maka dilakukan pengetatan berskala mikro," imbuh dia.

VIDEO: Vicky Shu Pengin Langsing Tapi Tak Boleh Sekurus Dulu oleh Suami

Begini Cara Baznas Berikan Kemudahan Ibadah Kurban

Dijelaskan, pelaksanaan ATHB ini di bidang kesehatan, pendidikan, agama, kerja, tempat atau fasilitas umum dan sosial budaya harus memberlakukan protokol kesehatan.

Segala biaya yang timbul pada pelaksanaan adaptasi tatanan hidup baru masyarakat produktif aman Covid-19 di Kota Bekasi dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi atau sumber dana lain yang sah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Saya rasa masyarakat tidak perlu khawatir, tetap jalankan protokol kesehatan. Lakukan pengawasan, peningkatan pelayanan kesehatan, jangan sampai ekonomi terkapar lebih jauh," tutupnya.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved