Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Satu Perawat Puskesmas Kembali Dipulangkan dari RLC Kota Tangsel Usai Jalani Masa Isolasi 17 Hari

Satu Perawat Puskesmas Kembali Dipulangkan Dari RLC Kota Tangsel Usai Menjalani Masa Isolasi 17 Hari. Simak selengkapnya.

ISTIMEWA
Sekdinkes Kota Tangsel, Allin Allin Hendanir Mahdanian berikan surat bebas covid-19 kepada satu orang PDP usai menjalani masa perawatan dan isolasi di RLC Kota Tangsel.  

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Rumah Lawan Covid-19 Kota Tangerang Selatan (RLC Kota Tangsel) kembali memulangkan tiga pasien dalam pengawasan (PDP) usai menjalani masa isolasinya.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Sekdinkes) Kota Tangsel, Allin Hendanir Mahdanian mengatakan dari tiga pasien yang dipulangkan terdapat satu perawat berinisial E yang bertugas di Puskesmas wilayah Kota Tangsel.

"Hari ini ada tiga orang yang dipulangkan dari rumah lawan Covid-19 terdiri dari dua orang perempuan dan satu orang laki- laki mereka termasuk kategori Pasien Dalam Pengawasan atau PDP" kata Allin saat melepas kepulangan tiga pasien itu dari RLC Kota Tangsel, Serpong, Jumat (3/7/2020).

Allin menjelaskan petugas medis tersebut terdampak covid-19 usai dilakukan rapid test dan swab massal pada petugas kesehatan di Puskesmas tersebut.

Terpuruk Selama Covid-19, Ratusan PKL Kampung Pulo Terima Bantuan dari Relawan Indonesia Bersatu

Alhasil, E dinyatakan positif saat menjalni tes infeksi virus corona tersebut.

"Pada saat kita melaksanakan rapid test dan tes swab massal di puskesmas untuk tenaga kesehatan, saat itu lah mereka terdeteksi positif dan saat itulah mereka diminta diisolasi di Rumah Lawan Covid-19," jelasnya.

Sementara itu, E menuturkan sebelum mendapati hasil positif itu dirinya sempat mengantarkan satu orang PDP ke RLC Kota Tangsel.

Tak disangka, usai mengantarkan pasien tersebut dirinya pun dinyatakan menderita infeksi covid-19.

"Setelah saya di swab dan hasilnya positif, keluarga saya juga di swab tapi negatif. Saya tidak ada gejala apa- apa, padahal sebelum dinyatakan positif saya sebelumnya sempat mengantarkan pasien ke Rumah Lawan Covid-19, kemudian beberapa hari berikutnya saya dinyatakan positif Covid-19," imbuhnya.

Wali Kota Surabaya Curhat Soal Sujud ke Dokter Sampai Banyak Mengalami Sakit Hati Akibat Covid-19

Ia pun mengaku telah menjalani masa perawatan dan isolasi selama 17 hari sebelum dinyatakan sembuh dari infeksi covid-19.

"Ya ada kemungkinan saya tertular dari pasien yang sudah terkena Covid-19 sebelumnya, mungkin," tandasnya.

Penulis: Rizki Amana
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved