Breaking News:

Pencemaran Lingkungan

Sampah Medis Diduga Bekas Penanganan Covid-19 Berserakan di TPA Sumur Batu, Sangat Berbahaya

Sampah medis diduga bekasi penanganan Covid-19 berserakan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu Kota Bekasi.

istimewa
Sampah medis diduga bekasi penanganan Covid-19 berserakan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu Kota Bekas 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI -- Sampah medis diduga bekasi penanganan Covid-19 berserakan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu Kota Bekasi.

Sampah bekas medis itu diduga berasal dari pembuangan puskesmas maupun rumah sakit.

Ketua Koalisi Persampahan Nasional Bagong Suyoto mengatakan bahwa sampah medis itu sudah tercampur dengan sampah rumah tangga lainnya.

Nyanyikan Lagu Disaat Kau Pergi, Dirly: Lirik Lagu Ini Mewakili Hati Orang-orang yang Kecewa

Tentara China Dalam Kondisi Siaga Perang Paling Tinggi, Siap Tempur dengan India dan Negara Lain

Sampah medis itu bukan hanya ditemukan di TPA Sumur Batu milik Pemkot Bekasi, akan tetapi juga di TPA Burangkeng memilik Pemerintah Kabupaten Bekasi.

"Seharusnya tidak boleh itu, harus dimusnahkan. Apalagi bahaya sampah medis bekasi penanganan Covid-19 ini," kata Bagong, pada Kamis (2/7/2020).

Sampah medis yang ditemukan berserakan itu berupa masker, sarung tangan, hingga botol dan selang infus. Sampah medis itu rutin dibuang ke tempat pembuangan akhir sejak 1 Juni 2020.

BREAKING NEWS: Selama 13 Tahun Rumah Berdiri di Tengah Jalan Dekat Stasiun Poris Bakal Dipindah

”Sampah ini seharusnya diperlakukan sama dengan standar operasional limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun). Seharusnya setiap rumah sakit punya tempat khusus untuk penampungan limbah B3 dan pemusnahannya," jelas Bagong.

Kondisi itu sangat berbahaya, apalagi tidak diketahui sampah medis itu bekas penanganan Covid-19 atau tidak.

Kemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sudah menekankan sampah medis dan rumah tangga covid-19 ditangani harus mengikuti prosedur.

Wahyu Tri Nugroho Kiper BHayangkara FC Bahagia Liga 1 Dilanjutkan Kembali Oleh PSSI

"Harus ditangani di tempat khusus, di wadahi, kemudian Pemda untuk di tampung di tempat sementara, terakhir ada pemusnaahan, kan sudah ada surat edaran," ungkap dia.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Wito Karyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved