Breaking News:

Berita Jakarta

Rumah Pahlawan Nasional Mohammad Yamin Dieksekusi Juru Sita PN Jakarta Pusat

Ketua Tim Juru Sita PN Jakarta Pusat, Asmawan, mengatakan eksekusi rumah itu sudah sesuai dengan risalah lelang

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive.com/Joko Supriyanto
Rumah pahlawan nasional Prof. Mohammad Yamin di Jalan Diponegoro No 10 Jakarta Pusat, disita Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Kamis (2/7/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, MENTENG - Rumah pahlawan nasional Prof. Mohammad Yamin di Jalan Diponegoro No 10 Jakarta Pusat, telah dieksekusi oleh juru sita Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Kamis (2/7/2020).

Proses ekseskusi berupa pengosongan rumah tersebut dilakukan oleh Tim Juru Sita Pengadilan Negeri Jakarta Pusat

Ketua Tim Juru Sita PN Jakarta Pusat, Asmawan, mengatakan eksekusi rumah  itu sudah sesuai dengan risalah lelang yakni berita acara pelaksanaan lelang yang dibuat oleh pejabat lelang.

"Bahwa eksekusi ini berdasarkan risalah lelang, dan dilelang oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang, yang berasaskan keadilan dan ketuhanan yang maha esa," kata Asmawan dalam keterangan yang diterima, Kamis (2/7/2020).

Menurut Asmawan, proses eksekusi memang harus dilaksanakan per 2 Juli 2020 sesuai ketentuan. Sehingga pemenang lelang dapat mempergunakan bangunanan sesuai ketentuan dan dijaminnserta dilindungi undang-undang.

"Intinya bahwa kegiatan hari ini adalah memenuhi eksekusi pengosongan berdasarkan risalah lelang dan memang seharusnya sudah ditegakkan per hari ini," ujar Asmawan.

"Kasusnya kita hanya menjalankan risalah lelang dari Bank BJB dan ini adalah pemenang lelang yang dilindungi oleh undang-undang," tambahnya.

Informasi yang didapat jika rumah ini sebelumnya dijadikan jaminan oleh PT Rahajasa Media Internet (Radnet) saat mengajukan pinjaman kepada Bank BJB pada 29 Juni 2011 silam untuk Pekerjaan KPU/ USO di Keminfo RI.

Namun, Bank BJB akhirnya mendaftarkan PKPU dan Mempailitkan Radnet pada tanggal 20 Agustus 2019.

Cek Proses PPDB, Ganjar Tegaskan Komitmen Akan Coret Calon Siswa Pemalsu Data

Redi Rusmawan Menantikan Latihan Bersama Tim Persita Tangerang Jelang Liga 1 2020

Dua Wanita Muda Dilecehkan dan Dicabuli di Penginapan, Berawal Diajak Makan: Saya Ditarik-tarik

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Iwan Henry Wardhana, menjelaskan,status Rumah Moh Yamin di Jalan Diponegoro no 10 belum ditetapkan sebagai bangunan Cagar Budaya.

Iwan mengatakan, perpindahan kepemilikan bangunan tersebut sah secara undang-undang terlebih diketahui bahwa rumah tokoh pergerakan nasional itu belum ditetapkan sebagai cagar budaya melalui SK Gubernur(Keputusan Gubernur).

Meskipun pada 2013 lalu Joko Widodo selaku Gubernur DKI Jakarta memberikan piagam penghargaan anugrah budaya kepada pihak keluarga Moh Yamin.

"Rumah Moh Yamin belum ditetapkan dengan SK Gubernur, memang pada tahun 2013 rumah itu oleh Pak Joko Widodo mendapat piagam penghargaan Anugrah Budaya," kata Iwan.

Secara de jure aturan itu mengatakan bahwa rumah tersebut belum ditetapkan bangunan cagar budaya, karena belum ada Keputusan Gubernur.

"Boleh atau tidak di dalam aturan perpindahan tangan pelapasan hak di dalam UU Cagar Budaya no 11 tahun 2010? Tentu boleh," ucapnya. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved