Breaking News:

Berita Video

Oknum Karyawan Starbucks Dipecat, Masuk Ranah Hukum Polda Metro Turun Tangan

Video yang memperlihatkan oknum karyawan mengamati organ intim pelanggan wanita dari kamera CCTV dinilai sebuah tindakan pelecehan seksual.

wsj.com
STARBUCKS Coffee 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Polda Metro turun tangan terkait video oknum karyawan Starbucks yang viral di media sosial.

Video yang memperlihatkan oknum karyawan mengamati organ intim pelanggan wanita dari kamera CCTV dinilai sebuah tindakan pelecehan seksual non verbal.

Sebab itu, Polda Metro jaya akan melakukan penyelidikan.

Adam Alis Setuju Liga 1 Tanpa Penonton Jika Khawatir Penyebaran Covid-19 Makin Parah

Kadishub DKI Sebut SIKM Berlaku Hingga Stasus Bencana Non-Alam Dicabut

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, mengatakan, polisi akan menyelidiki kasus pelecehan non verbal tersebut.

"Kami akan selidiki dulu itu lokasinya di mana dan kapan kejadiannya. Karena belum ada laporannya," kata Yusri saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (2/7/2020).

Menurut Yusri, perbuatan yang diduga dilakukan oleh kedua karyawan kedai kopi ternama di Indonesia itu sudah masuk dalam pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

"Bagi pelaku yang merekam dan menyebarkan tentu ini telah melanggar, akan kami kena kan juga pasal UU ITE," kata Yusri.

Bek Persikabo 1973 Andy Setyo Terus Genjot Fisiknya Sebelum Merapat ke Bogor

Aksi Curanmor di Kebon Jeruk Terekam CCTV, Curi Motor di Tengah Keramaian

Dia berharap, wanita yang menjadi korban pelecehan itu dapat segera melaporkan peristiwa tersebut ke polisi.

"Kami juga berharap bagi masyarakat yang merasa dirugikan agar melapor ke kantor polisi, kami akan tindak lanjutkan," ucap Yusri.

Sementara itu, Manajemen Starbucks membenarkan peristiwa tersebut. Manajemen juga telah menindak pegawainya yang melakukan pelecehan terhadap pelanggan perempuan dengan mengintip payudara melalui sorotan CCTV.

Senior General Manager Corporate PR and Communications PT Sari Coffe Indonesia, Andrea Siahaan mengatakan, saat ini pegawai tersebut telah dipecat.

"Perilaku tersebut tidak dapat ditoleransi dan kami memastikan bahwa individu yang bersangkutan sudah tidak bekerja lagi bersama PT Sari Coffee Indonesia," kata Andra dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (2/7/2020).

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Selidiki Kasus Pegawai Starbucks yang Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV" Penulis : Muhammad Isa Bustomi

Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved