Breaking News:

Breaking News

BREAKING NEWS: Selama 13 Tahun Rumah Berdiri di Tengah Jalan Dekat Stasiun Poris Bakal Dipindah

Pemerintah Kota Tangerang akhirnya merencanakan proses eksekusi terhadap bangunan rumah yang berdiri di tengah jalan.

Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Berdiri Sejak 13 Tahun di Tengah Jalan Kota Tangerang Akhirnya Akan Digusur, Kamis (2/7/2020) 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang akhirnya merencanakan proses eksekusi terhadap bangunan rumah yang berdiri di tengah jalan.

Rumah tersebut berada di Jalan Maulana Hasanudin, Batuceper, Kota Tangerang berdiri sejak belasan tahun.

Hal itu diamini oleh Sekdis PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzeni.

Ia menjelaskan penggusuran ini dilakukan untuk perluasan pelebaran jalan.

"Kami sudah berkomunikasi dengan pihak pemilik rumah," ujar Taufik kepada Warta Kota, Kamis (2/7/2020).

Rumah Terbakar Akibat Regulator Gas Bocor di Cipayung Jakarta Timur

Pantauan Warta Kota di lokasi, rumah tersebut berada di tengah Jalan Maulana Hasanudin arah dari Batuceper menuju Cipondoh.

Sekdis PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzeni
Anawar hidayat pemilik rumah  (Wartakotalive/Andika Panduwinata)

Lokasinya berdekatan jaraknya dengan Stasiun Poris.

Bahkan keberadaannya kerap menimbulkan kemacetan panjang.

Anwar Hidayat (52) pemilik rumah itu menjelaskan mengenai persoalan ini.

"Awalnya Pemkot Tangerang melakukan pelebaran pada tahun 2007," kata Anwar saat dijumpai Warta Kota di kediamannya.

Pemkot Tangerang Buka Suara Terkait Terjadinya Penyelewengan Dana Bansos

Namun keluarganya ditipu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Sertifikat rumah diberikan kepada oknum itu, lantaran orang tua Anwar hendak berangkat haji terganjal dokumen adminitrasi.

"Kejadian itu pada tahun 2001, tapi oknum itu menggadaikan sertifikat rumah saya ke bank," ungkapnya.

Setelah Pemkot berniat melakukan pembayaran pembebasan lahan, sertifkat tersebut pun tak ada. Sehingga sudah belasan tahun masalah ini belum bisa terselesaikan.

"Sudah sekitar 13 tahun rumah ini berada di tengah jalan, jadi legenda. Saya sudah komunikasi dengan pihak Dinas PUPR. Semoga saja rencana untuk pembayarannya bisa menghasilkan win win solution," tutur Anwar. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved