Breaking News:

eSports

Pemerintah Indonesia Dorong Pengembangan eSports Nasional

Industri gaming di Indonesia semakin diakui eksistensinya. Data dari IESPL pada 2019, Indonesia menempati peringkat 12 di pasar gaming dunia.

pandaily.com
Suasana final eSports nomor League of Legends di Asian Games 2018, di Jakarta. 

Pemerintah Indonesia mengupayakan berbagai inisiatif strategis guna menunjang industri gaming di dalam negeri, agar nilai ekonominya semakin meningkat dan menjadikan game lokal sebagai tuan rumah di industri game nasional.

Salah satu upaya itu adalah dengan menggelar berbagai kejuaraan video game atau eSports, seperti Piala Presiden Esports pada Februari 2020 serta inisiatif GELORA 2020 (Game Lokal Kreasi Indonesia) yang sedang dilaksanakan dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Demonstrasi cabang olahraga eSports di Asian Games 2018.
Demonstrasi cabang olahraga eSports di Asian Games 2018. (YouTube)

“Kita banyak menyaksikan talenta dan konsep orisinil game developer lokal yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Selain mendapatkan dukungan pemerintah, kami juga sudah melihat beberapa perusahaan besar mulai serius menggarap sektor game dengan menjadi sponsor beberapa tim eSports di Indonesia,” ujar Syaifullah, Direktur Industri Kreatif, Film, Televisi dan Animasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), melalui siaran, Rabu (1/7/2020).

“Hal tersebut merupakan sinergi yang baik agar ekosistem industri game semakin matang,” tambah Syaifullah.

Presiden Indonesia Esports Premier League (IESPL), Giring Ganesha, menambahkan eSports juga bisa menjadi profesi yang menjanjikan bagi generasi muda yang sangat akrab dengan perkembangan teknologi.

“Industri gaming di Indonesia semakin diakui eksistensinya. Data dari IESPL pada 2019 menunjukkan Indonesia menempati peringkat 12 di pasar gaming dunia, dengan total pemain game aktif sebanyak 62,1 juta orang. Secara keseluruhan pada tahun 2019 industri ini menghasilkan pendapatan sebesar 1,04 miliar dolar AS,” katanya.

Giring menyampaikan tiga alasan yang membuat eSports kian populer di kalangan masyarakat.

Yang pertama, adalah shifting from PC to mobile, yang menunjukkan pergeseran tren penggunaan game ke perangkat yang lebih praktis dan simple, yaitu melalui telepon genggam.

Kedua, shifting from single to multiplayer, yang berarti peminat game sekarang lebih memilih untuk memainkan game yang bermode multipemain, karena dapat membangun semangat kebersamaan.

Ketiga, shifting from playing to watching, yang dilakukan oleh peminat game untuk menonton pemain lain berstrategi dalam menyelesaikan sebuah game melalui berbagai platform digital.

Presiden Indonesia Esports Premier League (IESPL), Giring Ganesha, saat memberikan keterangan pers tentang Piala Presiden Esports 2019, di Grand Atrium Pakuwon Mall, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (10/1/2019).
Presiden Indonesia Esports Premier League (IESPL), Giring Ganesha, saat memberikan keterangan pers tentang Piala Presiden Esports 2019, di Grand Atrium Pakuwon Mall, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (10/1/2019). (Tribunnews.com)

“Tidak dapat dimungkiri lagi, industri gaming memiliki potensi yang besar bagi Indonesia. Pengembang game seperti Agate, yang berasal dari Bandung, berhasil merilis game berjudul Valthirian Arc: Hero School Story dan mampu meraih pemasukan sebesar 1 juta dolar AS,” tutur Giring.

Jenjang karier di eSports pun tidak kalah hebatnya, banyak sekali pemain eSports bertalenta yang sudah mengharumkan nama bangsa, seperti Rizki Faidan yang berhasil meraih gelar juara PES League Asia Finals 2019, dan terkenal sebagai salah satu atlet eSports ternama di Asia Tenggara.

Giring juga menilai dukungan pemerintah terhadap industri gaming selama ini sudah cukup baik, terlihat dari penyelenggaraan kompetisi eSports yang secara rutin dilakukan oleh pemerintah, seperti kompetisi Piala Presiden Esports 2019 dan 2020.

“Saat ini atlet gaming Tanah Air memiliki potensi besar untuk membawa nama baik Indonesia ke tingkat internasional, sama halnya dengan atlet olahraga lainnya. Impian kami semua di IESPL adalah untuk melihat semakin banyak atlet eSports menjadi juara mewakili Indonesia di atas panggung kompetisi eSports internasional dan melihat bendera merah putih berkibar dengan iringan lagu Indonesia Raya,” tandasnya.

Penulis: Merdi Iskandar
Editor: Merdi Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved