Breaking News:

Hari Bhayangkara

Pakar Psikologi Forensik Sekaligus Pengajar di PTIK Soroti Jiwa Korsa Personel Polri, Ini Katanya

Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri Amriel, pengajar di sejumlah sentra diklat lembaga penegakan hukum menyoroti jiwa korsa personel kepolisian

Tribunnews.com
Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri Amriel. 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Pada peringatan Hari Bhayangkara ke 74 ini, Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri Amriel, yang juga pengajar di sejumlah sentra diklat lembaga penegakan hukum menyoroti jiwa korsa pada personel kepolisian.

"Masih ingat seruan pelaku penyiraman air keras ke penyidik KPK, Novel Baswedan? "Novel pengkhianat!" begitu pekiknya," kata Reza kepada Warta Kota, Rabu (1/7/2020).

"Seketika saya membayangkan pelaku sebagai (oknum) anggota kepolisian yang l'esprit de corps-nya terluka, jiwa korsanya tercederai," kata Reza.

Alasan Wali Kota Surabaya Risma Sujud di Kaki Seorang Dokter Simpang-siur, Ini Fakta yang Sebenarnya

Tapi kita kata Reza, semestinya sepakat bahwa sentimen yang disuarakan pelaku tersebut tidak sepatutnya diposisikan sebagai representasi jiwa korsa Tribrata.

Secara terpisah Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan, menyerang aparat penegakan hukum bukanlah perbuatan terpuji.

"Di sekian banyak negara, perbuatan seperti itu disikapi sebagai hate crime dan itu persoalan sangat serius," kata Neta S Pane.

Awas, Pelaku Usaha yang Masih Gunakan Kantong Plastik Sekali Pakai akan Diberikan Sanksi

Pernyataan Neta ini diungkapkannya saat Warta Kota meminta tanggapan, kritik atau masukan Reza, atas kondisi Polri saat ini.

"Dalam kasus Novel ini, masalah semakin serius karena pelakunya justru (oknum) personel yang seharusnya menjadi sosok teladan ketaatan pada hukum.

"Nah, orang dengan perilaku sedemikian rupa tidak pantas mengklaim l'esprit de corps sebagai sumber aksinya," kata Reza yang juga pengajar di PTIK (Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian) ini.

Horee, Bikin SIM Baru dan Perpanjangan Gratis Bagi Tenaga Medis di Wisma Atlet sampai 3 Juli 2020

Implikasinya, kata Reza, pertama, penting bagi Polri untuk terus menempa jiwa korsa para personalnya.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved